03 May 2018
Tim Moot Court UPH Berhasil Masuk di Putaran Global Philip C. Jessup Moot Court Competition
Universitas Pelita Harapan kembali mengirimkan tim mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi Philip C. Jessup Moot Court (Jessup). Di tahun 2018 ini, tim UPH yang beranggotakan Sabrina Christabel Mayserafin (2015) sebagai Ketua, Felix Chandra (2015),
Tim Fakultas Hukum UPH beranggotakan Sabrina Christabel Mayserafin (2015) sebagai Ketua, Felix Chandra (2015), Agnes Amelia Guntara (2016),
Laurencia Marcella Leoni (2016), Tiffany Revilia Jonan (2016)
 
 
 

Universitas Pelita Harapan kembali mengirimkan tim mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi Philip C. Jessup Moot Court (Jessup). Di tahun 2018 ini, tim UPH yang beranggotakan Sabrina Christabel Mayserafin (2015) sebagai Ketua, Felix Chandra (2015), Agnes Amelia Guntara (2016), Laurencia Marcella Leoni (2016), Tiffany Revilia Jonan (2016) berhasil meraih penghargaan juara 3 di putaran nasional dan menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam putaran internasional.

 

Tim UPH Moot Court menjadi satu dari 600 tim dari 100 negara yang berkualifikasi mengikuti putaran internasional di Washington D.C., Amerika Serikat. Dua mahasiswa dari UPH Moot Court berhasil menempati posisi 10 besar dalam kategori oralist,  yaitu Agnes Amelia Guntara sebagai first time mooter dan Felix Chandra berada di posisi ke-2 dan 6 dari 60 oralist.  

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan senior UPH Mooters. Beberapa persiapan yang dilakukan diantaranya mengumpulkan memorial tertulis yang akan dipresentasikan secara lisan, serta melatih setiap tim memainkan peran sebagai terdakwa dan penuntut. Di tahun ini, setiap tim ditugaskan menangani kasus fiksi dengan melibatkan klaim antara dua Negara terhadap pelanggaran atas Perjanjian International Bilateral yang dinamakan Treaty of Friendship, Commerce and Navigation, termasuk kegagalan untuk memenuhi obligasi-obligasi yang ada di dalam perjanjian tersebut seperti keabsahan putusan arbitrase, penangkapan kapal, perang di laut, dan kewajiban pelucutan senjata dalam hukum internasional.

 

Pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak manfaat kepada tim UPH Moot Court seperti penulisan memorial, riset dan advocacy skills untuk menyampaikan argument secara oral dengan adanya simulasi pengadilan. Bagi FH UPH mencapaian ini merupakan upaya maksimal para mahasiswa dan senior mooters. 

 

 Menurut Veliana Tanya, Direktur FH UPH, saat ini tim Moot Court FH UPH dalam proses regenerasi dan perlu lebih banyak persiapan. “Tentunya tim Moot Court UPH mendapat dukungan penuh dari Fakultas Hukum UPH. Kami terus mendorong para mahasiswa dan memberikan kesempatan untuk bergabung dalam berbagai kompeitisi berskala internasional berikutnya serta mendapatkan banyak manfaat,” tambah Veliana.

 

Secara khusus tim UPH juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Cinemaxx, Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono Indonesian Legal Consultant, Multipolar, Roosdiono & Partners Law Firm, PT OMG Indonesia, PT iForte Solusi Infotek, Bolt, PT Link Net Tbk, dan sponsor lainnya terhadap kontribusi yang diberikan kepada tim UPH. (rh)

 

 
5bUPH_Jessup_20185d_-_Sponsorhip_Logos.png
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
UPH Media Relations