04 Februari 2016
Penutupan Rangkaian Sesi Workshop FPGA
Kamis, 4 Februari 2016, Jurusan Teknik Elektro UPH menggelar sesi ke-4 dari rangkaian workshop FPGA di yang dibawakan oleh Dr. Ian Grout dari University of Limerick Irlandia.
pilih_foto_bersama_Fp.JPG
Foto Bersama Peserta Workshop, Dosen Teknik Elektro dengan Dr. Ian Grout
 

 

Kamis, 4 Februari 2016, Jurusan Teknik Elektro  UPH menggelar sesi ke-4 dari rangkaian workshop FPGA di yang dibawakan oleh Dr. Ian Grout dari University of Limerick Irlandia.

 

Pada sesi  terakhir tersebut Dr. Grout membahas beberapa teknik untuk pemrograman VHDL seperti proses, operator aritmatik, operator Boolean, operator concatenation, looping, dan perintah-perintah conditional. Dalam workshop ini Dr. Grout juga menunjukkan kesalahan yang umumnya terjadi dalam pembuatan proses, dimana ada unsur sensitivity list yang tidak lengkap yang menjadi pemicu terjadinya kesalahan timing diagram saat dilakukan simulasi.

 

 Pilih_Dr._Grout.JPG
Dr. Ian Menjelaskan Materi FPGA
 

Selain itu ditunjukkan juga kode VHDL untuk membuat 3-input AND gate, D-type flip-flop dengan asynchronous reset dengan I/O yang berupa bus atau multi bit, binary counter 24 bit, pembangkitan clock untuk test bench, penggunaan counter untuk menjadi clock divider, dan pembuatan state machines dengan VHDL dan implementasinya ke board Altera Quartus II.

 

Selesainya sesi terakhir ini, juga menandai selesainya seluruh rangkaian workshop FPGA. Di bulan Juni mendatang Dr. Ian Grout akan kembali datang untuk memberikan workshop mengenai pemakaian Arduino untuk signal processing seperti untuk digital filtering, discrete Fourier Transform, serta interfacing Arduino ke PC untuk keperluan data acquisition dan visualisasi.

 

Melalui kesempatan ini juga, Dr. Grout memberikan kesan-kesannya terhadap kunjungannya yang pertama kali di Indonesia. “Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan bagi saya yang disambut begitu ramah oleh UPH. Ini adalah kunjungan saya yang pertama kali di Indonesia. Ada banyak hal baik di Indonesia seperti orang-orang yang sangat ramah, baik, dan mudah bergaul. Meskipun saya tidak memiliki banyak waktu luang, tapi hanya dengan tinggal beberapa waktu di sekitar Karawaci ini dan bertemu dengan kalian sungguh pengalaman yang sangat baik,” ungkap Dr. Grout.  Tentunya melalui kelas dan workshop dari bulan Januari hingga Februari, Dr. Grout berharap bahwa yang diberikannya di UPH ini dapat berguna, seperti topik FPGA yang dibawakannya dalam empat kali workshop. Dr. Grout berharap kedepannya UPH terus melakukan banyak praktek dan terus menggali kegunaan FPGA, dan menemukan manfaat-manfaat lainnya dari FPGA ini.

 

Sesi akhir ini ditandai dengan pemberian sertifikat kepada peserta yang mengikuti rangkaaian workshop ini secara lengkap dan juga foto bersama antara Dr. Ian Grout dengan beberapa dosen-dosen dari Teknik Elektro UPH. (HU/Mt).

 
 Pilih_Cinderamata.JPG
Pemberian Cinderamata dari Pihak Teknik Elektro UPH
Kepada Dr. Ian Grout
Pilih_sertifikat.JPG
Pemberian Sertifikat Kepada
Peserta yang Menghadiri Seluruh Rangkaian Workshop