06 September 2016
Semiloka Perpustakaan Gereja 2016, “SLiMS Sebagai Otomasi Perpustakaan Gereja”
Sabtu, 3 September 2016, The Johannes Oentoro Library dan GKI Gading Serpong bekerjasama mengadakan Semiloka Perpustakaan Gereja di Gedung C – Lantai 4. Acara tahunan ini mengangkat tajuk “SliMS Sebagai Sistem Otomasi Perpustakaan Gereja”

 

 

“The church library can become one of the most effective educational agencies in the entire church and can be the means of bringing blessing to a great number of people.” – Elmer L. Towns & Cyril L. Barber

 

Sabtu, 3 September 2016, The Johannes Oentoro Library dan GKI Gading Serpong bekerjasama mengadakan Semiloka Perpustakaan Gereja di Gedung C – Lantai 4. Acara tahunan ini mengangkat tajuk “SliMS Sebagai Sistem Otomasi Perpustakaan Gereja”. Semiloka tahun ini cukup istimewa sebab dilakukan bersamaan dengan peluncuran buku “Perpustakaan Gereja Berbasis SLiMS”. Buku tersebut berisi panduan yang membahas administrasi dan pengelolaan perpustakaan gereja dengan progam SLiMS (Senayan Library Management System).

 

Sebanyak sepuluh  institusi, baik gereja maupun sekolah, yaitu GKI Anugerah, GKI, Jatihasih, GKI Gading Serpong, GKI Perniagaan, GKI Samanhudi, GKI Serpong, GKY Mangga Besar, BPK Penabur, Sekolah Kristen Gamaliel, dan Yayasan Matahati turut hadir dalam kegiatan ini. Acara dibuka dengan kata sambutan dari Ibu Esterina selaku Manajer Perpustakaan dan Bapak Pendeta Santoni dari GKI Gading Serpong.

 

Menurut Ibu Esterina Jonatan, selaku Manajer Perpustakaan, semiloka yang diikuti oleh 27 orang tersebut merupakan salah satu bentuk perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Pada pembukaan Pendeta Santoni pun menekankan pentingnya keberadaan perpustakaan di dalam gereja sehingga pembekalan bagi penatalayan di gereja sangat dibutuhkan. “Bentuk pelayanan perpustakaan di dalam gereja dapat membantu pertumbuhan iman serta perluasan wawasan jemaat lewat bacaan literatur-literatur Kristen”, tambah Pendeta Santoni.

 

Penyelenggaraan Semiloka Perpustakaan Gereja tersebut dibagi menjadi dua kelas, yaitu dasar dan lanjutan. Lewat pengabdian masyarakat yang dilakukan perpustakaan dengan mengandeng GKI Gading Serpong secara tahunan, besar harapan bahwa gereja-gereja dapat memulai dan mengelola perpustakaannya masing-masing.

 

 

Peluncuran Buku “Perpustakaan Gereja Berbasis Slims”.
 

 

UPH Media Relations