23 Februari 2017
Arsitektur UPH Juara 2 Sayembara Perancangan Art and Cultural Center di Bali
Kompetisi ini ditujukan untuk mencari gagasan yang terbaik dalam upaya menciptakan desain kawasan Art and Cultural Centre
Andreas Yanuar (kiri) dan Evan Kriswandi (alumni Arsitektur UPH) menerima hadiah juara ke-2 Sayembara Perancangan Pusat Kegiatan Seni dan Budaya di Bali
 

Aristektur UPH Meraih juara 2 pada sayembara Perancangan Pusat Kegiatan Seni dan Budaya di Bali, pada tanggal 17 Desember 2016. Kompetisi ini  ditujukan untuk mencari gagasan yang terbaik dalam upaya menciptakan  desain kawasan Art and Cultural Centre yang berlokasi di Jimbaran – Bali. Gagasan harus mampu  mewadahi seluruh aktivitas art and cultural yang mencakup museum, galeri dan pusat pertunjukan seni sebagai fungsi utama, dan fasilitas pendidikan budaya dan pelatihan kesenian, pasar seni, ruang seni serta permukiman seniman (artist residences) sebagai fungsi pendukung. Sayembara ini bertujuan untuk mendorong para perancang arsitektur berkontribusi dalam mencari solusi atas permasalahan tapak dan lingkungan yang ada di lapangan yang nantinya akan diterapkan dalam bentuk desain perancangan.

 

 Andreas Yanuar memaparkan gagasan desain di depan juri

Dalam sayembara ini Arsitektur UPH mengirimkan karya tim dosen dan alumni. Pada seleksi awal, karya tim UPH masuk dalam 15 besar. Dilanjutkan masuk ke seleksi tahap kedua 5 besar dan pada tahap akhir masuk ke 3 besar, dimana Arsitektur UPH terpilih sebagai juara 2. 

 

 

Menurut Andreas Yanuar, dosen Arsitektur UPH yang merupakan anggota tim yang mewakili Arsitektur UPH, sayembara  ini sangat bermanfaat  bagi dunia akademik, di antaranya untuk mendapatkan kesempatan meriset arsitektur Bali lebih dalam, mencari permasalahannya dan coba mengembangkan gagasan desain yang kontemporer tanpa melupakan akar budaya Bali.

 

 

“Saya berharap prestasi ini dapat mendorong mahasiswa agar aktif mengikuti sayembara arsitektur demi menguji kemampuan desainnya dalam persaingan yang lebih luas, tidak hanya di lingkungan kampus saja,” harap Yanuar. (rh)

 

 
UPH Media Relations