30 Agustus 2017
FK UPH Mengapresiasi dan Dukung Mahasiswa di Ajang Kompetisi
“Takjub, bangga dan bersyukur,” ungkap dr. Andree Kurniawan Sp.PD, FINASIM, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK UPH, saat tim FK UPH diumumkan sebagai juara 1
Gambar1.jpg
Tim FK UPH Berhasil Menjadi Juara Umum dalam RMO 2017
 
 
 

“Takjub, bangga dan bersyukur,” ungkap dr. Andree Kurniawan Sp.PD, FINASIM,  Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK UPH, saat tim FK UPH diumumkan sebagai juara 1 dan dinyatakan sebagai juara umum dalam ajang Regional Medical Olympiad (RMO) 2017 pada 20 Agustus 2017.

 

Di tengah kepadatan aktifitas kelas dan praktek klinik, dr. Andree mendedikasikan untuk tetap mensupervisi mahasiswanya dalam mengikuti kompetisi guna meningkatkan wawasan dan kompetensi di bidang ilmu kedokteran serta menjalin networking dengan institusi dan antar mahasiswa kedokteran.

 

FK UPH memandang hal tersebut penting untuk memperlengkapi calon dokter yang kelak akan berkontribusi bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu FK UPH  membentuk unit kegiatan mahasiswa "Gamma Theta Upsilon" (GTU) sejak tahun 2010 untuk mengakomodasi mahasiswa berprestasi dan untuk mengembangkan potensi mereka dalam kepemimpinan, tanggung jawab sosial, keunggulan dalam profesi medis dan penelitian. Salah satu kegiatan anggota GTU adalah untuk mengikuti kompetisi. Para anggota diseleksi dan dipersiapkan  untuk mengikuti kompetisi-kompetisi di bidang kedokteran tingkat regional, nasional dan internasional.

 

RMO merupakan salahsatu kompetisi tahunan yang rutin diikuti anggota GTU FK UPH.  Melalui organisasi ini tim FK UPH dipersiapkan baik dari aspek pengetahuan, ketrampilan praktikum dan pelatihan klinis untuk menangani kasus. Melalui persiapan dan pelatihan yang didapat baik di kelas maupun melalui supervisi tim di GTU, delegasi FK UPH berhasil mengungguli peserta dari 13 institusi lainnya yag ikut dalam RMO 2017.

 

Berikut testimoni Tim FK UPH yang berpartisipasi di RMO 2017:

 

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapat juara 1 dan juara umum pada kompetisi ini. saya berharap prestasi ini bisa diteruskan dan dipertahankan oleh adik-adik kelas saya, serta bisa melanjutkan prestasi ini sampai ke ajang Indonesian Medical Olympiad (IMO) di Medan pada Oktober 2017. Tentunya keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan fakultas, baik dari struktur organsasinya yang sangat baik, hingga kualitas dosen dan fasilitas yang sangat mumpuni. Hal ini tercermin dalam prestasi yang diraih FK UPH dalam 2 tahun terakhir dan juga akreditasi A yang baru saja diraih. Namun tentunya FK UPH harus terbuka pada perubahan untuk meningkatkan kualitas FK UPH  lebih baik lagi. (Prio Wibisono (FK 2014) Juara 1 bidang Uro-Reproductive System, RMO 2017)

 

 “Dari tingkat kesulitan memang tahun ini lebih meningkat. Tetapi FK UPH sudah mengantisipasi melalui pengalaman di tahun lalu. FK UPH memiliki organisasi GTU untuk mempersiapkan tim yang akan ikut kompetisi. Dalam persiapan, dosen juga membantu memfasilitasi praktikum maupun klinis untuk menangani kasus-kasus. Namun kami melihat tim dari universitas lain juga tangguh. Jadi FK UPH harus terus belajar dan meningkatkan dari semua aspek supaya dapat mempertahankan prestasinya.” (Gilbert Sterling Oktavius (FK 2014) Juara 1 bidang Gastroentero-hepatology System, RMO 2017)

 

 
 


UPH Media Relations