05 September 2017
UPH Festival 24: Pesan dari para Graduate Profiles Untuk Para Mahasiswa Baru
Bagaimana kehidupan perkuliahanku nantinya? Apa yang harus dilakukan agar kuliahku berjalan dengan lancar? Pertanyaan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para mahasiswa baru (maba) inilah yang mendasari diadakannya sesi graduate profile embodied di da
graduate_profile.JPG
Para Mahasiswa Baru saat Mendengarkan Sharing Para Alumni pada Graduate Profile

 

Bagaimana kehidupan perkuliahanku nantinya? Apa yang harus dilakukan agar kuliahku berjalan dengan lancar? Pertanyaan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para mahasiswa baru (maba) inilah yang mendasari diadakannya sesi graduate profile embodied di dalam UPH Festival 24.

 

Sesi graduate Profile Embodied adalah kegiatan yang menghadirkan para alumni pilihan untuk membagikan bagaimana pengalaman mereka dulu di UPH serta pesan yang ditanamkan agar kuliah para maba berjalan dengan lancar.

 

Empat alumni yang diundang sebagai pembicara diantaranya adalah;

 

Linda Lusiana Setiawan, S.Pd., M.Ed, merupakan lulusan dari Fakultas Ilmu Pendidikan UPH 2010. Saat ini menjabat sebagai Koordinator Program Matematika dan Guru MYP Matematika di Sekolah Pelita Harapan Lippo Village.

 

Dr. dr. Jovita Irawan, MHA. lulusan Doktor Hukum UPH 2016. Sekarang ini menjabat  Direktur Administrasi Rumah Sakit Pluit.

 

Ellen Nio, S.Kom., M.Eng, lulusan Ilmu Komputer UPH 2007 dipercaya sebagai Indonesia Country Manager untuk Investing in Woman

 

Dan yang terakhir adalah dr Daniel Richard Kambey, M.Med, dari Fakultas Kedokteran UPH 2009 saat ini sebagai Kepala Indonesian Young Health Professional's Society.

 

Mereka membagikan tiga poin penting yang harus mahasiswa baru persiapkan sebelum menjalani awal masa perkuliahan, yaitu mental, kemandirian dan komitmen.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Dr Jovita mengatakan sejak di hari pertama perkuliahan, mahasiswa harus menanamkan komitmen dalam dirinya, “Komitmen untuk berusaha menyelesaikan dan menyenangi apa yang sudah dipilih. Misal apa yang dijalani tidak semulus yang dibayangkan, tetapi dengan komitmen yang sudah dimiliki, saya yakin kita bisa menyelesaikannya”.

 

Sependapat dengan hal tersebut, Daniel juga menghimbau agar mahasiswa tidak menyerah sebelum lulus, sehingga mental yang kuat diperlukan agar tidak mudah jatuh di tengah jalan. “Meskipun ada halangan di tengah perkuliahan, misalnya putus cinta atau problem keluarga, jangan sampai kalian patah semangat untuk berhenti. Mental harus kuat. Target kalian adalah selesai dengan sebaik mungkin,” tambahnya.

 

Sedangkan Ellen dan Lusiana menambahkan dari poin kemandirian, menurut mereka, para mahasiswa harus pro-aktif dan harus pintar mengatur waktu sendiri. “Selain aktif kegiatan di luar perkuliahan, seperti UKM dan organisasi, mahasiswa juga harus pintar atur waktu. Jangan sampai kegiatan lebih banyak daripada kuliah sehingga tidak bisa on time lulus. So keep the balance,” imbuh Ellen.

 

Melalui sesi ini UPH berharap testimoni dari para alumni dapat menginspirasi dan membentuk para mahasiswa baru UPH untuk menjadi calon pemimpin masa depan yang akan memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa sesuai dengan panggilan hidup masing-masing.

 

 

Berikut ini pesan dan kesan dari para alumni:

“Saya berterima kasih diberi kesempatan ini untuk berbagi dan membantu para mahasiswa yang baru bergabung. Saya berharap mahasiswa ini menjadi mahasiswa yang mandiri. Mandiri bukan berarti sukses atau gagal, tapi mandiri adalah bagaimana mereka bisa me-manage diri mereka sendiri agar mereka dapat mencapai tujuan atau goal mereka. Sesuai dengan tujuan yang sudah mereka set sebelum masuk ke perkuliahan. Kalau pesan khusus untuk anak FK, jangan menyerah dan jangan takut untuk memperluas network karena sangat penting di dunia kerja nantinya”. - dr Daniel Richard Kambey, M.Med

 

“I hope what I can share dapat berguna karena akan ada bridging antara kehidupan university dengan kehidupan profesional nantinya. Saya selain merasa senang namun juga merasa sedikit terbeban, karena dipilih menjadi seorang graduate profile tentunya harus terus berdampak. Saya berharap mahasiswa baru di UPH membawa nama baik menjadi seorang lulusan yang giat bekerja. Saya lihat banyak sekali lulusan yang sudah bekerja di multinasional. Saya berharap mereka juga bisa mengikuti jejak para lulusan yang sukses tersebut, meskipun kuliah di kampus yang bagus namun tidak membuat manja tapi menjadi seorang great leader. UPH juga mempunyai banyak kegiatan dan aktivitas yang bisa memfasilitasi para mahasiswa untuk berkarya serta belajar leadership. Sehingga saya lihat banyak para lulusan UPH lebih percaya diri dan lebih berani mengekspresikan dirinya. Apa yang saya dapat di perkuliahan sangat memperlengkapi, saya ingat dulu dosen saya berpesan bahwa jika mempresentasikan sebuah konsep, bawakan seakan-akan presentasi terhadap klien yang sesungguhnya. Jadi kami sudah diajak untuk seperti di dunia nyata yang sebenarnya, tidak hanya sekedar dunia akademis.” - Ellen Nio, S.Kom., M.Eng
 
IMG_3119.JPG
(ki-ka) Dr. dr. Jovita Irawan, MHA.;  Linda Lusiana Setiawan, S.Pd., M.Ed;   Ellen Nio, S.Kom., M.Eng;  dan dr Daniel Richard Kambey, M.Med. Sebagai Pembicara
pada Acara Graduate Profile Embodied