01 Februari 2018
FISIP UPH Menerima Kunjungan 25 Anggota WLN Hongkong
12 Januari 2018 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPH menyambut 25 generasi muda dari Hongkong yang tergabung dalam Wofoo Leader’s Network (WLN) bekerja sama dengan Junior Chamber International (JCI) Chapter Jayakarta
FB_IMG_1517284685017.jpg
25 Peserta WLN dari Hongkong Foto Bersama Perwakilan FISIP UPH
 
 

12 Januari 2018 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPH menyambut 25 generasi muda dari Hongkong yang tergabung dalam Wofoo Leader’s Network (WLN) bekerja sama dengan Junior Chamber International (JCI) Chapter Jayakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara exchange tour Hongkong – Indonesia yang bertujuan membangun kompetensi generasi muda dan memunculkan ide-ide dari para pemuda sebagai ‘warga negara yang bertanggung jawab’.   

 

Di kampus UPH rombongan mengikuti serangkaian kegiatan, dimulai dengan seminar dan diskusi, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat komunitas Cina yang ada di  kota Tangerang. Seminar bertajuk "Colaboration Between Indonesia & Hongkong: Opportunities Under Belt and Road Initiatives" dibawakan oleh dua narasumber Dr. Johanes Herlijanto, Dosen Ilmu Komunikasi UPH, dan  Susy Tekunan, dosen Hubungan Internasional UPH.

 

Dalam  seminar yang membahas peluang hubungan antara China-Indonesia ini,  Dr. Johanes membahas asimilasi dan akulturasi budaya yang terjadi antara budaya Cina dan budaya Indonesia. Sementra Susy Tekunan, memberikan paparan mengenai hubungan diplomatik yang terjalin dan suasana politik ekonomi yang berpotensi bagi kedua negara.

 

Terkait dengan topik OBOR (One Belt One Road) yang merupakan inisiasi  China untuk membangun kembali ‘jalur sutera’ modern guna meningkatkan hubungan antara China dengan negara-negara di Afrika, Eurasia, Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan dan Tenggara, Susy memaparkan  apa saja yang telah dilakukan pemerintah Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program ini.  

 

Program yang diadakan oleh WLN bersama JCI dengan UPH ini diharapkan semakin menambah wawasan terkait budaya dan peluang kerja sama yang dapat dilakukan antara kedua negara kepada para generasi muda.

 

JCI sendiri  pada tanggal 12 Januari 2018 ini juga telah mengesahkan program kerja samanya dengan FISIP UPH melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Kerjasama ini mencakup bidang-bidang akademik, penelitian dan publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Menurut Magdalena Lestari Ginting, salah satu dosen FISIP UPH, Dengan kerja sama UPH – JCI maka kedepannya JCI dapat berpartner kembali dengan UPH untuk mengadakan kegiatan serupa, sehingga diharapkan melalui kolaborasi ini mahasiswa UPH dapat semakin terpapar wawasan global dan mengetahui bagaimana memberi tanggapan secara kritis, etis dan komprehensif terkait isu-isu yang ada.

 

Secara keseluruhan tentunya FISIP UPH merasakan manfaat dari acara ini. Bagi mahasiswa UPH, mereka mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan mahasiswa 25 mahasiswa dari Hongkong yang dikoordinir oleh WFN. Mahasiswa juga mendapat kesempatan menjadi fasilitator dari perjalanan para mahasiswa dari Hongkong dalam program ini. (mt)

 
 
 FB_IMG_1517284743728.jpg  FB_IMG_1517284756637.jpg
peserta Mendapat Kesempatan Mendengar Paparan dan Bertanya dalam Public Seminar yang Diadakan di UPH
 
 
 
UPH Media Relations