Sejarah UPH
 
 

Didirikan pada tahun 1994 oleh Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), Universitas Pelita Harapan berkomitmen dalam bidang pendidikan, sebuah industri yang mulia, di Indonesia. Komitmen ini tercermin dalam manajemen yang profesional, fakultas dan kurikulum berkualitas tinggi, serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan mereka yang membutuhkan bantuan keuangan. Dalam perjalanan menuju keunggulan sejati dalam bidang pendidikan, visi dan misi Universitas Pelita Harapan berfungsi sebagai panduan dasar dalam pengembangan pendidikan transformasional total tiada henti. Berdasarkan prinsip-prinsip Kristen, Universitas Pelita Harapan bercita-cita untuk memberikan pendidikan melalui praktek global terbaik, manajemen profesional, kemitraan strategis global, dan pendekatan yang berorientasi kepada manusia. Melalui tiga kurikulum khas yang Universitas Pelita Harapan miliki; keterampilan kepemimpinan, kemampuan belajar dan berkomunikasi, serta karakter dan sikap, UPH telah memiliki reputasi yang kuat dari kombinasi pengetahuan, iman, dan karakter.

 
 
Pada bulan September 1994, pengembangan fisik mulai dicanangkan, sementara UPH menggunakan bangunan Menara Asia untuk kegiatan akademik. Setahun kemudian, pada tahun 1995, Menara UPH (Gedung A) selesai dan kegiatan akademik dipindahkan ke tempat baru.
 
 
 pembangunan_Joehannes_Oentoro.jpg
Founder UPH Dr. (HC) Johannes Oentoro, Ph.D
 
 
pembangunan_James_Riady.jpg
Founder  UPH, Dr. (HC) James T. Riady
 
       
 
 
 UPH_TOWER.jpg
UPH Tower
 
 
 

Pada tahun 1996, seiring bertambahnya jumlah mahasiswa, pembangunan gedung B dilakukan untuk menambah ruang perkuliahan dan laboratorium. Sementara menara UPH (Gedung A) hanya dimaksudkan untuk kantor administrasi, dan perpustakaan.

 

 

           
Hal_50_Gedung_B_1.jpg
 Gedung B Tampak dari Depan
 
 
 
Pada tahun 1998, UPH membangun fasilitas olahraga, Menza foodcourt, dan tempat parkir. Dan pada tahun 2000, total 5 lantai gedung B pun selesai. Pada tahun 2000, UPH membangun tiga gedung tambahan. Gedung pertama diperuntukkan bagi Fakultas Kedokteran [FK] yang terletak di samping Rumah Sakit Siloam, dan telah digunakan untuk perkuliahan dan tugas-tugas administrasi. Bangunan ke dua yang dibangun adalah gedung D, yang digunakan untuk kegiatan administrasi marketing, kuliah, dan laboratorium praktek bagi Sekolah Pariwisata (STPPH) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP). Selain fasilitas tersebut, gedung D juga memiliki gedung konser yang digunakan oleh Mahasiswa Fakultas Seni (FS). Bangunan terakhir yang dibangun adalah pusat olahraga. Pada tahun 2005, UPH membangun Gedung E untuk kegiatan kantor dan perkuliahan Fakultas Ekonomi (FE) yang saat ini telah berubah menjadi Business School. 
                                    
 
 Gedung D
 
 
Pada tahun 2006, UPH membangun Gedung C yang digunakan untuk tempat tinggal MYC (asrama menempati dua lantai, dan MYC Youth Center menempati 1 lantai), food court (akomodasi 2500 kursi), perpustakaan 3-lantai, Grand Chapel (akomodasi 2000 kursi), kolam renang, sebuah pusat Teknologi Informasi (TI), dan lapangan sepak bola. 
 
 
 Lapangan_Bola_1.jpg
Lapangan Sepak Bola
 
 
Kolam Renang
 
Lapangan Basket 
 
 
 
 

Pada tahun 2007, UPH berada di tahap finishing lantai 6 Gedung B, dan Gedung C yang terdiri dari Grand Chapel yang dapat menampung sekitar 2000 orang, perpustakaan modern ‘Johanes Oentoro Library’, MYC, asrama, ruang Mahasiswa, dan Food Junction. Pada tahun 2008, UPH sedang dalam proses menyelesaikan gedung asrama 7 lantai yang dapat menampung sekitar 900 siswa, 12 lantai gedung Business School, dan toko buku Books & Beyond, yang dapat ditemukan di Gedung A. UPH telah berhasil mendapatkan ISO 9001-2000 sertifikasi sejak Maret 2008.



                        
Gedung F