{"id":174301,"date":"2018-03-19T09:45:07","date_gmt":"2018-03-19T09:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.uph.edu\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/"},"modified":"2018-03-19T09:45:07","modified_gmt":"2018-03-19T09:45:07","slug":"psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/","title":{"rendered":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga"},"content":{"rendered":"<p>Saat anak masih kecil, orangtua tampaknya menjadi seorang hero bagi mereka, namun saat mereka beranjak dewasa, keadaan mulai berubah, seorang hero menjadi sosok yang agaknya mulai diabaikan. <!--more--> <\/p>\n<table style=\"width: 1000px;\" border=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-23\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\" alt=\"IMG_8190.jpg\" width=\"700\" height=\"466\" \/><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<div style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Saat anak masih kecil, orangtua tampaknya menjadi seorang <em>hero<\/em> bagi mereka, namun saat mereka beranjak dewasa, keadaan mulai berubah, seorang <em>hero<\/em> menjadi sosok yang agaknya mulai diabaikan. <em>From Hero to Zero<\/em>. Apa yang terjadi?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Topik tersebut dibahas dalam sebuah talkshow yang diadakan Himpunan Mahasiswa Psikologi UPH dalam rangakaian acara tahunan mereka&nbsp; ?Psychology Village? yang ke-9, pada tanggal 15 Maret 2018 bertempat di MYC MPR. Seminar berjudul ?Generation Gap: Family in Threat? ini disampaikan oleh Dra. Charlotte K. Priatna M.Pd M.Min., <span style=\"background-image: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial;\">praktisi pendidikan dan pendiri Sekolah Athalia yang berpengalaman dalam bidang pendidikan anak dan parenting, membahas tiga bagian penting, dimulai dari <\/span>&nbsp;karakteristik berbagai generasi, apa yang menyebabkan gap pada generasi, dan bagaimana cara mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Pembicara yang &nbsp;Sudah 30 tahun berkecimpung di dunia pendidikan dan juga selama 20 tahun terakhir terlibat dalam kelas parenting, mengawali pembahasannya dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan anak dari generasi ke generasi yang ditandai dengan &nbsp;munculnya teknologi-teknologi dan <em>rapid internet<\/em>. Lebih lanjut ia menjelaskan <em>gap<\/em> yang terjadi di antara orangtua dan anak, yang tentunya berbeda generasi, bahkan terkadang perbedaan yang ada tersebut sangat jauh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">?Generasi sekarang cukup singkat perubahannya, terutama disebabkan teknologi yang berkembang pesat. Dengan adanya sosmed atau teknologi , interpersonal menjadi tidak terasah yang berimbas pada intrapersonal. Contohnya saat ini main tidak perlu bertemu dengan orang secara langsung. Hal ini dapat menjadi ancaman yang terbesar dalam relasi keluarga. Bagaimana memenangkan hati anak menjadi hal yang jauh lebih penting dibanding sekedar menyenangkan hati anak<span style=\"text-decoration: line-through;\">.<\/span> Yang waras mesti orangtuanya dulu. Anak adalah generasi yang sudah lahir di keadaan seperti ini, jangan malah menarik mundur anak ke era jaman dulu. Bagaimana caranya? Orangtua yang harus masuk dengan main bersama anak. <em>Maen game<\/em>, tujuannya adalah memenangkan hati anak dan membangun relasi,? tegas Charlotte.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Dapat disimpulkan bahwa anak dan orangtua harus sama-sama saling menghargai perbedaan yang ada. Perbedaan pandangan antara orangtua dan anak dari <em>generation gap<\/em> bukan hal yang buruk , namun bagaimana menjembatani hal tersebut. Orangtua dan anak harus sama-sama memenangkan hati dengan komunikasi dan interaksi. Sama-sama belajar, orangtua belajar mengenai <em>passion<\/em> dan <em>courage<\/em>, sedangkan anak belajar mengenai <em>wisdom<\/em> dan juga <em>experience<\/em>.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><span style=\"text-align: justify; font-size: 10pt;\">Seminar ini dihadiri sebanyak 77 peserta. Selain mahasiswa, ada juga orangtua mahasiswa yang hadir. Berikut ini testimony dari para peserta:<\/span><\/div>\n<div>\n<table style=\"height: 16px; width: 996px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div>&nbsp;<img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-24\" src=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8220.jpg\" alt=\"IMG_8220.jpg\" width=\"550\" height=\"366\" \/><\/div>\n<div><span style=\"font-size: 8pt;\">Nadira Elvira berfoto bersama Ibunya<\/span><\/div>\n<\/td>\n<td>&nbsp;<\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\">\n<div><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Orangtua perlu tau informasi seperti ini, karena itu aku ajak mama untuk datang. Berguna buat mama, khususnya aku punya adik yang baru saja masuk ke SMA. Yahh masa puber-pubernya. Sekarang di rumah mama suka keselnya sama adik, kalau masa aku sih, udah lewat. Kalau misal di rumah sendiri ga bener, gimana nanti di luar rumah. Bagaimana cara membangun fondasi di rumah itu sangat penting.<\/span><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div>&#8211;&nbsp;<em><span style=\"font-size: 10pt;\">Nadira Elvira ? Psikologi 2016<\/span><\/em><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><span style=\"font-size: 10pt; line-height: 115%;\">Yang tadinya saya pikir, saya yang salah. Ternyata memang betul, ada gap, apa yang dimaui anak beda dengan orang tua. Dari seminar ini saya dan anak jadi bisa sama-sama tahu, kesalahan masing-masing. Dan saya juga belajar bagaimana menjembatani masalah antara anak dan orang tua.<\/span><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><em><span style=\"font-size: 10pt;\">&#8211;&nbsp;Ira Sulianti- orangtua Nadira.&nbsp;<\/span><\/em><\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table><\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<table style=\"height: 16px; width: 992px;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div>&nbsp;<img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-25\" src=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8228.jpg\" alt=\"IMG_8228.jpg\" width=\"550\" height=\"367\" \/><\/div>\n<div>Yuliana, dosen UPH Psikologi sekaligus Moderator saat Menyerahkan Plaket kepada Pembicara<\/div>\n<\/td>\n<td>&nbsp;<\/td>\n<td>\n<div>&nbsp;<img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-26\" src=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8231.jpg\" alt=\"IMG_8231.jpg\" width=\"550\" height=\"366\" \/><\/div>\n<div>Sebagian dari Para Peserta Berfoto Bersama Usai acara Talkshow<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div>(tm)<\/div>\n<div>UPH Media Relations<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat anak masih kecil, orangtua tampaknya menjadi seorang hero bagi mereka, namun saat mereka beranjak dewasa, keadaan mulai berubah, seorang hero menjadi sosok yang agaknya mulai diabaikan.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":0,"parent":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[990],"tags":[],"class_list":["post-174301","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized-id"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.2 (Yoast SEO v26.2) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga - UPH | Universitas Pelita Harapan<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saat anak masih kecil, orangtua tampaknya menjadi seorang hero bagi mereka, namun saat mereka beranjak dewasa, keadaan mulai berubah, seorang hero menjadi sosok yang agaknya mulai diabaikan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"UPH | Universitas Pelita Harapan\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-19T09:45:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Contact Us\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@contact.us@uph.edu\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@uphimpactslives\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Contact Us\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\"},\"author\":{\"name\":\"Contact Us\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/78791daa4a3a0cdc6d18bba12468d141\"},\"headline\":\"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga\",\"datePublished\":\"2018-03-19T09:45:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\"},\"wordCount\":565,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\",\"name\":\"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga - UPH | Universitas Pelita Harapan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\",\"datePublished\":\"2018-03-19T09:45:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/\",\"name\":\"Universitas Pelita Harapan\",\"description\":\"True Knowledge, Faith in Christ, Godly Character\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\"},\"alternateName\":\"UPH\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.uph.edu\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\",\"name\":\"Universitas Pelita Harapan\",\"alternateName\":\"UPH\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Universitas Pelita Harapan\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives\",\"https:\/\/x.com\/uphimpactslives\",\"https:\/\/www.instagram.com\/uphimpactslives\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/78791daa4a3a0cdc6d18bba12468d141\",\"name\":\"Contact Us\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1fd28aff0ae061b91acd850f3ac9ecd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1fd28aff0ae061b91acd850f3ac9ecd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Contact Us\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/uph.edu\",\"https:\/\/x.com\/contact.us@uph.edu\"],\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/author\/contactus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga - UPH | Universitas Pelita Harapan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga","og_description":"Saat anak masih kecil, orangtua tampaknya menjadi seorang hero bagi mereka, namun saat mereka beranjak dewasa, keadaan mulai berubah, seorang hero menjadi sosok yang agaknya mulai diabaikan.","og_url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/","og_site_name":"UPH | Universitas Pelita Harapan","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives","article_published_time":"2018-03-19T09:45:07+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Contact Us","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@contact.us@uph.edu","twitter_site":"@uphimpactslives","twitter_misc":{"Written by":"Contact Us","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/"},"author":{"name":"Contact Us","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/78791daa4a3a0cdc6d18bba12468d141"},"headline":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga","datePublished":"2018-03-19T09:45:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/"},"wordCount":565,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/","url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/","name":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga - UPH | Universitas Pelita Harapan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg","datePublished":"2018-03-19T09:45:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/images_IMG_8190.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2018\/03\/19\/psychology-village-2018-kupas-generation-gap-sebagai-ancaman-dalam-keluarga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Psychology Village 2018: Kupas Generation Gap Sebagai Ancaman dalam Keluarga"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#website","url":"https:\/\/www.uph.edu\/","name":"Universitas Pelita Harapan","description":"True Knowledge, Faith in Christ, Godly Character","publisher":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization"},"alternateName":"UPH","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.uph.edu\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization","name":"Universitas Pelita Harapan","alternateName":"UPH","url":"https:\/\/www.uph.edu\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"Universitas Pelita Harapan"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives","https:\/\/x.com\/uphimpactslives","https:\/\/www.instagram.com\/uphimpactslives\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/78791daa4a3a0cdc6d18bba12468d141","name":"Contact Us","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1fd28aff0ae061b91acd850f3ac9ecd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1fd28aff0ae061b91acd850f3ac9ecd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Contact Us"},"sameAs":["http:\/\/uph.edu","https:\/\/x.com\/contact.us@uph.edu"],"url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/author\/contactus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174301"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174301\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}