{"id":186755,"date":"2025-11-12T16:58:54","date_gmt":"2025-11-12T09:58:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.uph.edu\/?p=186755"},"modified":"2025-11-12T16:59:07","modified_gmt":"2025-11-12T09:59:07","slug":"dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/","title":{"rendered":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Ketahanan pangan menjadi isu krusial di tengah laju pertumbuhan penduduk dan keterbatasan sumber pangan konvensional.<\/strong> <a href=\"https:\/\/mediakeuangan.kemenkeu.go.id\/article\/show\/menjaga-ketahanan-pangan-dari-krisis-pangan\">Populasi dunia diprediksi mencapai 10 miliar jiwa pada 2050<\/a>, menuntut peningkatan produksi pangan hingga 60 persen dari kapasitas saat ini. Kondisi ini menegaskan pentingnya inovasi pangan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menjawab tantangan tersebut, <strong>Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH)<\/strong> terus mendorong riset dan inovasi agar hasil laboratorium dapat hadir menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui <strong>Food Explore 17<\/strong> bertema <strong><em>\u201cFrom Lab to Table: The Future Food\u201d<\/em>,<\/strong> acara tahunan terbesar Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HMTP) UPH. Dalam ajang ini, mahasiswa menghadirkan beragam inovasi pangan lokal\u2014baik nabati maupun hewani alternatif\u2014yang diolah menjadi produk bergizi, lezat, bernilai ekonomi tinggi, dan ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara yang berlangsung pada <strong>5\u20138 November 2025<\/strong> di kampus UPH, Lippo Village ini menghadirkan <strong>Food Exhibition<\/strong>, <strong>Foodie Battle<\/strong>(kompetisi Debat dan Cerdas Cermat bagi siswa SMA\/K dari berbagai daerah), serta <strong>seminar nasional<\/strong> yang mengangkat isu dan tren pangan masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMelalui Food Explore 17, kami ingin menunjukan bahwa eksperimen pangan di laboratorium dapat diwujudkan menjadi solusi nyata bagi kehidupan sehari-hari. Tema tahun ini mencerminkan semangat kami menjawab tantangan global dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan. Semoga kami semakin terdorong melakukan inovasi menghadirkan solusi pangan untuk masa depan,\u201d ujar <strong>Lakshita Kinanthi Surahmat<\/strong>, mahasiswa Teknologi Pangan angkatan 2023 yang juga merupakan Ketua Food Explore 17.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <strong>Yuniwaty Halim, S.T.P., M.Sc.<\/strong>, selaku Ketua Prodi Teknologi Pangan UPH, menyampaikan , \u201cTema tahun ini merefleksikan semangat kami untuk membawa hasil penelitian yang aplikatif ke masyarakat. Indonesia memiliki begitu banyak sumber pangan alternatif yang sehat dan kaya nutrisi. Dengan inovasi yang tepat, bahan-bahan tersebut dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi kebutuhan pangan di masa depan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Acara ini turut diresmikan oleh <strong>Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc.<\/strong>, Rektor UPH, yang memberikan apresiasi terhadap pencapaian Prodi Teknologi Pangan selama lebih dari tiga dekade.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMakanan merupakan kebutuhan utama manusia. Dengan kreativitas dan teknologi, mahasiswa Teknologi Pangan UPH mampu menghadirkan inovasi pangan yang bukan hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga membawa dampak dan berkat bagi masyarakat luas. Bertepatan dengan Dies Natalis Prodi Teknologi Pangan UPH yang ke-30, saya berharap para mahasiswa terus mengembangkan ide-ide cemerlang yang dapat berkontribusi nyata bagi bangsa\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>15 Produk Inovasi Pangan Jawab Tantangan Masa Depan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai <em>highlight<\/em> utama, <strong>Food Exhibition<\/strong> menampilkan 15 inovasi pangan masa depan hasil kreasi mahasiswa. Tahun ini, fokus pengembangan produk tertuju pada pemanfaatan <strong>sumber pangan alternatif<\/strong> yang selama ini kurang umum digunakan, mulai dari Tutut (keong sawah), Nangka muda, hingga Belalang sebagai sumber protein masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa produk unggulan yang menarik perhatian antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Jack\u2019D (Jackfruit Jerky)<\/strong>: Inovasi makanan berbasis nangka muda ini menjadi alternatif \u201cdaging\u201d dengan tekstur kenyal dan cita rasa manis-gurih layaknya <em>bak kwa<\/em> khas Asia. Selain kaya nutrisi, Jack\u2019D menunjukkan bahwa makanan berbasis nabati dapat tampil lezat, modern, dan lebih ramah lingkungan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bergur (Burger <em>Gluten-Free<\/em> dan <em>Vegan Patty<\/em>):<\/strong> Burger vegetarian dengan roti berbahan dasar mocaf bebas <em>gluten<\/em> dan <em>patty<\/em> nabati yang memiliki cita rasa gurih.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>TutBites (Lumpia Tutut): <\/strong>Inovasi lumpia <em>gluten-free<\/em> menggunakan daging Tutut sebagai bahan utama. Menghadirkan rasa gurih sekaligus memperkenalkan sumber protein baru yang sehat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cendol Bang!<\/strong> <strong>(Cendol Pati Bengkoang<\/strong>): <em>Dessert<\/em> modern yang menggantikan tepung tapioka dengan Bengkoang. Disajikan dengan susu nabati dari biji-bijian dan gula aren, menawarkan rasa manis dan gurih yang unik serta jauh lebih sehat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kaeviar (Caviar Belalang)<\/strong>: Produk ini terinspirasi dari tren global pemanfaatan protein serangga dalam industri pangan. <strong>Belalang<\/strong> diolah menjadi bubuk protein dan dibentuk menyerupai <em>caviar<\/em>, sehingga dapat menjadi <em>topping <\/em>sushi atau nasi dengan sentuhan rasa gurih. Kaeviar pun disebut sebagai gambaran konkret dari arah inovasi pangan masa depan yang lebih berkelanjutan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>\u201cAlasan kami menggunakan belalang sebagai bahan dasar <em>Kaeviar<\/em> karena populasi Belalang itu melimpah, sementara sapi diperkirakan dalam beberapa ratus tahun ke depan diperkirakan semakin sedikit populasinya dibandingkan manusia. Berdasarkan penelitian, Belalang juga mengandung protein jauh lebih tinggi dibandingkan sapi, sehingga dapat menjadi alternatif sumber pangan yang bergizi, ramah lingkungan, dan lebih terjangkau\u201d ujar <strong>Varissa Jaqlyn dan Darren Cahndra<\/strong>, mahasiswa Teknologi pangan angkatan 2024 yang juga merupakan konseptor <em>Kaeviar<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain lima produk tersebut, sejumlah inovasi lain turut hadir dengan memperkenalkan potensi kekayaan hayati Indonesia melalui pendekatan pangan fungsional. Beberapa di antaranya dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat urban, seperti produk tinggi protein, kaya probiotik, serta pangan rendah gula untuk konsumen dengan kebutuhan khusus seperti penderita diabetes dan hipertensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya menampilkan pameran inovasi pangan hasil kreasi mahasiswa, Prodi Teknologi Pangan UPH juga membuka ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi dan berkreasi melalui ajang <em>Foodie Battle<\/em>. Kompetisi tahunan ini diikuti oleh <strong>39 siswa dari 13 tim yang berasal dari berbagai SMA di Jabodetabek<\/strong>, masing-masing beranggotakan tiga orang. Tahun ini, para peserta diuji melalui dua bentuk tantangan cerdas cermat dan debat yang menilai kemampuan berpikir kritis, pengetahuan seputar pangan, serta kemampuan berargumentasi. Dari seluruh penilaian, <strong>SMA Saint John Catholic School<\/strong> berhasil meraih <strong>Juara Pertama<\/strong> berkat kecerdasan, ketepatan, serta argumen yang kuat dan logis dalam setiap sesi kompetisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menggabungkan kreativitas, ilmu pengetahuan, dan nilai keberlanjutan, <strong>Food Explore 17<\/strong> membuktikan bahwa masa depan pangan bisa lahir dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Semangat <em>From Lab to Table<\/em> bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata untuk menjembatani riset dan kebutuhan masyarakat. UPH berharap bahwa inovasi mahasiswa Teknologi Pangan UPH mampu memberikan harapan baru bagi ketahanan pangan Indonesia yang lebih sehat, berkelanjutan, dan relevan dengan masa depan. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen <strong>UPH<\/strong> dalam melahirkan lulusan yang takut akan Tuhan, unggul, dan berdampak melalui inovasi yang dihadirkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahanan pangan menjadi isu krusial di tengah laju pertumbuhan penduduk dan keterbatasan sumber pangan konvensional. Populasi dunia diprediksi mencapai 10 miliar jiwa pada 2050, menuntut peningkatan produksi pangan hingga 60 persen dari kapasitas saat ini. Kondisi ini menegaskan pentingnya inovasi pangan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masa depan. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":186753,"parent":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[980],"tags":[1017,1018],"class_list":["post-186755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sains-teknologi-teknik-matematika","tag-fakultas-sains-dan-teknologi-uph-id","tag-teknologi-pangan-uph-id"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.2 (Yoast SEO v26.2) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17 - UPH | Universitas Pelita Harapan<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahanan pangan menjadi isu krusial di tengah laju pertumbuhan penduduk dan keterbatasan sumber pangan konvensional. Populasi dunia diprediksi mencapai 10 miliar jiwa pada 2050, menuntut peningkatan produksi pangan hingga 60 persen dari kapasitas saat ini. Kondisi ini menegaskan pentingnya inovasi pangan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masa depan. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"UPH | Universitas Pelita Harapan\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-12T09:58:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-12T09:59:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Meishiana Tirtana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@uphimpactslives\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@uphimpactslives\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Meishiana Tirtana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\"},\"author\":{\"name\":\"Meishiana Tirtana\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/d3a186c6ba256c24dab0dec3b9571ecb\"},\"headline\":\"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17\",\"datePublished\":\"2025-11-12T09:58:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T09:59:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\"},\"wordCount\":906,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg\",\"keywords\":[\"Fakultas Sains dan Teknologi UPH\",\"Teknologi Pangan UPH\"],\"articleSection\":[\"Sains, Teknologi, Teknik &amp; Matematika\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\",\"name\":\"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17 - UPH | Universitas Pelita Harapan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-12T09:58:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-12T09:59:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/\",\"name\":\"Universitas Pelita Harapan\",\"description\":\"True Knowledge, Faith in Christ, Godly Character\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\"},\"alternateName\":\"UPH\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.uph.edu\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#organization\",\"name\":\"Universitas Pelita Harapan\",\"alternateName\":\"UPH\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Universitas Pelita Harapan\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives\",\"https:\/\/x.com\/uphimpactslives\",\"https:\/\/www.instagram.com\/uphimpactslives\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/d3a186c6ba256c24dab0dec3b9571ecb\",\"name\":\"Meishiana Tirtana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3869505f630e139f2e3e5b781f1aac1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3869505f630e139f2e3e5b781f1aac1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Meishiana Tirtana\"},\"url\":\"https:\/\/www.uph.edu\/id\/author\/meishiana-tirtana\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17 - UPH | Universitas Pelita Harapan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17","og_description":"Ketahanan pangan menjadi isu krusial di tengah laju pertumbuhan penduduk dan keterbatasan sumber pangan konvensional. Populasi dunia diprediksi mencapai 10 miliar jiwa pada 2050, menuntut peningkatan produksi pangan hingga 60 persen dari kapasitas saat ini. Kondisi ini menegaskan pentingnya inovasi pangan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masa depan. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/","og_site_name":"UPH | Universitas Pelita Harapan","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives","article_published_time":"2025-11-12T09:58:54+00:00","article_modified_time":"2025-11-12T09:59:07+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg","width":1,"height":1,"type":"image\/jpeg"}],"author":"Meishiana Tirtana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@uphimpactslives","twitter_site":"@uphimpactslives","twitter_misc":{"Written by":"Meishiana Tirtana","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/"},"author":{"name":"Meishiana Tirtana","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/d3a186c6ba256c24dab0dec3b9571ecb"},"headline":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17","datePublished":"2025-11-12T09:58:54+00:00","dateModified":"2025-11-12T09:59:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/"},"wordCount":906,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg","keywords":["Fakultas Sains dan Teknologi UPH","Teknologi Pangan UPH"],"articleSection":["Sains, Teknologi, Teknik &amp; Matematika"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/","url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/","name":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17 - UPH | Universitas Pelita Harapan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg","datePublished":"2025-11-12T09:58:54+00:00","dateModified":"2025-11-12T09:59:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/NEW-FEATURED-IMAGES-WEBSITE-Food-Explore-17.jpg","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/2025\/11\/12\/dari-laboratorium-ke-meja-makan-inovasi-pangan-masa-depan-di-food-explore-17\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Laboratorium ke Meja Makan: Inovasi Pangan Masa Depan di Food Explore 17"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#website","url":"https:\/\/www.uph.edu\/","name":"Universitas Pelita Harapan","description":"True Knowledge, Faith in Christ, Godly Character","publisher":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization"},"alternateName":"UPH","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.uph.edu\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#organization","name":"Universitas Pelita Harapan","alternateName":"UPH","url":"https:\/\/www.uph.edu\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.uph.edu\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/cropped-uph-universitas-pelita-harapan-logo.png","width":512,"height":512,"caption":"Universitas Pelita Harapan"},"image":{"@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/UPHImpactlives","https:\/\/x.com\/uphimpactslives","https:\/\/www.instagram.com\/uphimpactslives\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/d3a186c6ba256c24dab0dec3b9571ecb","name":"Meishiana Tirtana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.uph.edu\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3869505f630e139f2e3e5b781f1aac1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3869505f630e139f2e3e5b781f1aac1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Meishiana Tirtana"},"url":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/author\/meishiana-tirtana\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186755"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186755\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":186756,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186755\/revisions\/186756"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.uph.edu\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}