NEWS & PUBLICATION

Bangun Pendidikan Berdaya Saing Global, UPH Jalin Kemitraan Strategis dengan Southeast University China

30/01/2026 Partnership

Bangun Pendidikan Berdaya Saing Global, UPH Jalin Kemitraan Strategis dengan Southeast University China

Di tengah lanskap pendidikan tinggi global yang semakin kompetitif dan kolaboratif, kemitraan internasional menjadi kunci dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan. Menyadari urgensi tersebut, Universitas Pelita Harapan (UPH) terus memperluas jejaring akademik global sebagai bagian dari komitmennya membangun pendidikan berstandar internasional yang relevan dan berdampak.

Sebagai langkah konkret, UPH resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Southeast University, China, pada 19 Januari 2026 di Kampus UPH Lippo Village. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng., Sc., selaku Rektor UPH, dan Prof. Qiu Haibo, selaku Vice President Southeast University, serta disaksikan oleh Dr. Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group, bersama jajaran pimpinan dari kedua universitas. Kemitraan ini menjadi upaya mempererat relasi akademik internasional sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan, riset, dan inovasi global antara Indonesia dan China.

Kerja sama ini membuka berbagai peluang kolaborasi strategis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan program akademik bersama, penelitian kolaboratif lintas disiplin, hingga peluang magang dan keterlibatan dengan mitra industri. Melalui MoU ini, UPH dan Southeast University berkomitmen untuk saling berbagi keunggulan akademik dan sumber daya guna mendorong inovasi serta meningkatkan kualitas pendidikan berdaya saing global.

“UPH secara konsisten membangun jejaring internasional dengan berbagai institusi pendidikan dunia. Kerja sama dengan Southeast University merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami. Kemitraan ini membuka peluang strategis, khususnya dalam pengembangan penelitian antar dosen dan kesempatan bagi mahasiswa UPH untuk melanjutkan studi di sana,” ungkap Rektor UPH dalam sambutannya.

Sementara itu, Prof. Qiu Haibo memperkenalkan Southeast University sebagai salah satu universitas tertua dan terkemuka di China dengan rekam jejak prestasi di tingkat internasional. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan oleh UPH.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan dukungan dari UPH. Southeast University memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan dan riset, khususnya di bidang teknologi. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang melalui penelitian bersama dan pertukaran akademik yang memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mochtar Riady menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kemitraan ini dalam pengembangan pendidikan dan teknologi global. Ia menyoroti peran Southeast University sebagai institusi pendidikan dengan fokus pada pengembangan teknologi yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan dunia saat ini.

“Saya bangga sebagai alumni Southeast University, sebuah institusi dengan fokus kuat pada pengembangan teknologi, serta merasa terhormat atas keberadaan Mochtar Riady Library di sana. Pendidikan merupakan fondasi pembangunan bangsa, sementara teknologi menjadi kunci masa depan. Di era Revolusi Industri Keempat, perkembangan kecerdasan buatan mendorong transformasi berbagai peran dan membuka peluang baru. Karena itu, UPH juga memberi perhatian besar pada pengembangan Artificial Intelligence. Kami menantikan kemitraan ini terus berkembang dan memberi dampak nyata,” tuturnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, UPH menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan dinamika global. Dengan kemitraan internasional yang strategis dan inovatif, UPH terus mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, berintegritas, profesional, dan siap berdampak bagi masyarakat serta dunia.