NEWS & PUBLICATION

Prodi Pengelolaan Perhotelan UPH Hadirkan Praktisi Internasional, Mahasiswa Dalami Operasional Hotel Berstandar Global

12/02/2026 Tourism & Hospitality

Prodi Pengelolaan Perhotelan UPH Hadirkan Praktisi Internasional, Mahasiswa Dalami Operasional Hotel Berstandar Global

Industri hospitality global membuka peluang karier yang luas bagi generasi muda, namun juga menuntut kesiapan kompetensi, wawasan industri, dan profesionalisme yang tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Pengelolaan Perhotelan Fakultas Hospitality dan Pariwisata Universitas Pelita Harapan (FHospar UPH) menghadirkan program Learn from the Expert: ABC’s of Hotel Operations. Program ini mempertemukan mahasiswa dengan praktisi perhotelan internasional untuk berbagi pengalaman, wawasan karier, dan strategi menghadapi dinamika industri hospitality global.

Melalui kegiatan yang berlangsung pada 2–6 Februari 2026 di Kampus UPH, mahasiswa mengikuti sesi pembelajaran intensif bersama pemimpin industri yang membagikan pengalaman profesional serta perspektif praktis mengenai dunia hospitality global.

Perspektif Industri dari Praktisi Internasional

Salah satu pembicara yang hadir adalah Juergen Fischer, Chief Executive Officer (CEO) Aryaduta Hotels Group periode 2008–2016. Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di industri perhotelan internasional, ia menegaskan bahwa industri hospitality bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah panggilan yang menuntut dedikasi tinggi terhadap sektor pelayanan. Dalam sesi tersebut, Fischer menekankan bahwa industri hospitality berakar pada komitmen untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para tamu.

Hospitality bukan sekadar memberikan layanan, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang bermakna bagi setiap orang. Ketika kita bekerja di industri ini, kita tidak hanya melayani tamu, tetapi juga menghadirkan momen yang berkesan dan bernilai bagi mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fischer membagikan pengalamannya dalam berbagai proyek pengembangan hotel, mulai dari pembukaan hotel baru, proses rebranding, hingga transformasi bisnis dan ekspansi jaringan hotel. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan hotel tidak hanya berkaitan dengan operasional sehari-hari, tetapi juga membutuhkan strategi jangka panjang yang mencakup kepemimpinan tim, inovasi layanan, dan kemampuan membaca perubahan pasar.

“Industri hospitality merupakan industri global. Keberhasilan karier di bidang ini sangat ditentukan oleh sikap profesional, semangat, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar. Jika seseorang memiliki passion dan komitmen untuk berkembang, maka peluang yang terbuka di industri ini sesungguhnya tidak terbatas,” jelas Fischer.

Selain berbagi pengalaman profesional, Fischer juga menyoroti sejumlah kualitas penting yang perlu dimiliki calon pemimpin di industri hospitality. Menurutnya, profesional di bidang ini perlu memiliki kepemimpinan yang kuat, pemahaman operasional yang menyeluruh, hingga literasi finansial yang baik untuk memastikan keberlanjutan bisnis hotel. Kombinasi antara keterampilan manajerial dan orientasi pelayanan menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman menginap berkualitas bagi para tamu.

Mengenal Operasional Hotel secara Menyeluruh

Selain sesi bersama Fischer, mahasiswa juga mengikuti Industrial Exposure yang menghadirkan praktisi dari Aryaduta Hotel Group, salah satu jaringan hotel terkemuka di Indonesia yang meraih penghargaan Indonesia’s Leading Hotel Group tahun 2025. Sesi ini menghadirkan dua pembicara utama dari jajaran pimpinan Aryaduta Hotel Group, yaitu Ivan Casadevall CEO Aryaduta Hotel Group, serta Ram Nurani, Vice President of Operations Aryaduta Hotel Group.

Dalam rangkaian sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan secara lebih mendalam pada berbagai departemen utama dalam operasional hotel yang menjadi tulang punggung pelayanan kepada tamu. Departemen yang dipelajari meliputi Rooms Division, Food and Beverage Service, Culinary and Pastry, Human Resources, Finance, serta Engineering and Maintenance. Setiap departemen dijelaskan secara detail, mulai dari fungsi, tanggung jawab, hingga bagaimana masing-masing unit bekerja secara terintegrasi untuk memastikan operasional hotel berjalan secara efektif dan efisien.

Penyelenggaraan proses belajar tidak hanya berlangsung dalam merode pemaparan materi searah. Mahasiswa juga mengikuti praktikum langsung di laboratorium hotel mock-up yang tersedia di lingkungan kampus UPH. Melalui sistem rotasi kelompok, mahasiswa berkesempatan mempraktikkan berbagai proses operasional hotel di beberapa laboratorium, sehingga mereka dapat memahami secara langsung bagaimana standar operasional industri diterapkan dalam praktik nyata.

Program ini menjadi salah satu bentuk pendekatan pembelajaran berbasis industri yang diterapkan oleh Program Studi D4 Pengelolaan Perhotelan UPH. Melalui interaksi langsung dengan praktisi global, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis dari perkuliahan, tetapi juga wawasan praktis mengenai dinamika industri hospitality.

Melalui integrasi pengalaman belajar berbasis industri dalam kerangka pendidikan holistis, UPH terus mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga berkarakter, takut akan Tuhan, dan siap membawa dampak yang bermakna bagi masyarakat.