19/10/2026 International, Partnership
Di tengah makin terbukanya peluang pendidikan dan karier lintas negara, penguasaan bahasa Mandarin dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memperluas akses pendidikan, memahami budaya, dan membangun peluang di tingkat global. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pelita Harapan (UPH), UPH College (UPHC), dan Xiamen University (XMU) meresmikan kerja sama pendirian Chinese Language and Cultural Center (CLCC) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada 14 Oktober 2026 di Auditorium MYC, UPH Lippo Village, Tangerang.
MoA ditandatangani oleh Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH; Wiginy Kusliawan, MSc.Ed., selaku Executive Director & School Coordinator UPH College; serta Prof. Hu Wenping, President Xiamen University sekaligus Academician of Chinese Academy of Sciences. Penandatanganan MoU turut disaksikan oleh Dr. Stephanie Riady, B.A., M.Ed., Presiden UPH, dan Mr. Wang Siping, Cultural Counselor, Embassy of the People’s Republic of China in Indonesia.
Pendirian CLCC merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti kerja sama antarinstitusi yang sebelumnya telah disepakati melalui Memorandum of Understanding (MoU). CLCC akan menghadirkan sejumlah program bagi mahasiswa UPH dan siswa UPH College, meliputi pembelajaran bahasa Mandarin dengan sertifikasi dari Xiamen University, layanan Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì (HSK) Test Center untuk menguji kemampuan bahasa Mandarin, serta Pathway Program yang membuka jalur bagi peserta didik untuk melanjutkan studi di Xiamen University.
Dalam sambutannya, Dr. Stephanie Riady menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi kesempatan bagi UPH untuk belajar dari keunggulan institusi lain sekaligus memperluas pilihan pendidikan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok.
“Sebagai universitas, kami ingin menjadi fasilitator yang menyediakan pendidikan sesuai keunggulan kami, sekaligus merintis jalur bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok. Salah satu fondasi penting yang harus dimiliki mahasiswa adalah kemampuan bahasa Mandarin. Kami berharap kehadiran CLCC dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mempelajari bahasa dan budaya Tiongkok, sekaligus mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UPH turut menyambut kolaborasi ini sebagai langkah yang berpotensi memberikan manfaat luas bagi institusi maupun masyarakat Indonesia.
“Kami sangat bersyukur atas kolaborasi ini dan percaya bahwa kerja sama ini akan membawa dampak bagi universitas kami serta berbagai pihak di Indonesia. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kerja sama ini agar dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa,” jelas Rektor UPH.
Dari perspektif pendidikan menengah, Wiginy Kusliawan menjelaskan bahwa kebutuhan pembelajaran bahasa Mandarin berkaitan erat dengan minat siswa UPH College untuk melanjutkan pendidikan ke Tiongkok. Menurutnya, sekitar seperempat siswa UPH College setiap tahun melanjutkan studi ke negara tersebut.
“Kami berharap pusat bahasa ini dapat memberikan fondasi bagi para lulusan sebelum melanjutkan studi di Tiongkok. Kami juga bersyukur karena kerja sama dengan Xiamen University membuka peluang bagi pengembangan lebih banyak bidang pendidikan pada masa mendatang,” ungkapnya.
Bagi Xiamen University, pendirian CLCC menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan dengan UPH dan UPH College. Prof. Hu Wenping berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan membuka peluang kolaborasi di bidang akademik lainnya yang relevan.
“Kami berharap pendirian CLCC dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara Xiamen University, UPH, dan UPH College. Ke depannya, kami juga berharap kemitraan ini dapat terus berkembang ke bidang lain, seperti ilmu kelautan, kecerdasan buatan, dan kedokteran, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua institusi,” papar Prof. Hu Wenping.
Lebih dari sekadar pusat pembelajaran bahasa, CLCC membuka ruang bagi peserta didik untuk memperluas wawasan lintas budaya dan mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke tingkat global. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen UPH dalam menghadirkan pendidikan holistis yang memadukan pembelajaran akademik dengan berbagai kegiatan pengembangan diri. Melalui upaya tersebut, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, unggul, dan berdampak bagi masyarakat Indonesia maupun dunia.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu