NEWS & PUBLICATION

Menuju Kompetisi BCFC 2026 di Korsel, Grup Vokal UPHoria Gelar Konser ‘STAYIN’ ALIVE’

07/09/2026 Art, Culture, Music & Design

Menuju Kompetisi BCFC 2026 di Korsel, Grup Vokal UPHoria Gelar Konser ‘STAYIN’ ALIVE’

Setelah menjalani latihan selama kurang lebih satu tahun, UPHoria mematangkan persiapannya menuju panggung internasional melalui konser “STAYIN’ ALIVE” pada 4 September 2026 di Auditorium D501 UPH Kampus Lippo Village, Tangerang. Konser yang diselenggarakan Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan (FM UPH) ini menjadi bagian dari persiapan menuju Busan Choral Festival & Competition (BCFC) 2026 di Korea Selatan pada 22–25 Oktober 2026. Selain menguji dan mengevaluasi kesiapan penampilan sebelum tampil di kompetisi internasional, konser ini juga menjadi wadah bagi para anggota UPHoria untuk menunjukkan talenta dan kemampuan musikal mereka kepada publik.

Konser “STAYIN’ ALIVE” melibatkan 15 anggota UPHoria, terdiri atas 12 mahasiswa dan tiga dosen FM UPH, dengan dukungan seorang pianis. Penampilan mereka turut dimeriahkan Miniphoria, kelompok mahasiswa FM UPH tahun pertama dan kedua, serta Capriccioso Children Choir (CCC), kelompok paduan suara anak berbasis di Tangerang yang menjadi mitra FM UPH dalam berbagai kegiatan musik. Beragam repertoar yang dibawakan, mulai dari lagu yang dipersiapkan untuk kompetisi hingga lagu tambahan dan penampilan kolaboratif, membuat konser ini menjadi ruang bagi para musisi untuk berbagi karya sekaligus menunjukkan keberagaman musikalitas mereka kepada publik.

Kezia Karnila Putri, MMT, MTA, MT-BC, selaku Dekan FM UPH, turut menyampaikan apresiasi atas proses dan komitmen yang telah dijalani mahasiswa serta dosen dalam mempersiapkan kompetisi internasional tersebut.

“BCFC ini mungkin bisa dibilang sebagai kompetisi terbesar yang mahasiswa FM UPH ikuti sejak berdiri. Karena itu, persiapannya bukan sekadar latihan teknik dan performance, tetapi bagaimana mempersiapkan mereka secara holistis, termasuk mental, kesehatan, kebugaran, pola makan, dan kebersamaan sebagai kelompok. Kami ingin mempersiapkan mereka semaksimal mungkin karena di Busan mereka akan berhadapan dengan kelompok-kelompok yang mungkin sudah bernyanyi bersama selama bertahun-tahun, sementara UPHoria baru bersama sekitar setahun terakhir,” ujar Kezia.

Lebih lanjut, Kezia menilai keikutsertaan dalam BCFC bukan semata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk membangun wawasan global mahasiswa. Ia berharap UPHoria dapat menjadi pilot project yang mendorong lahirnya lebih banyak kelompok musik di FM UPH untuk tampil di tingkat internasional. Menurutnya, UPHoria merupakan hasil kontribusi mahasiswa, dosen, dan alumni, sehingga perjalanan mereka di Busan diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa lain untuk berkembang melalui musik.

STAYIN’ ALIVE: Menjaga Musikalitas dan Kekompakan Menuju BCFC 2026

Dalam kompetisi BCFC 2026 , UPHoria akan mengikuti dua kategori, yaitu Etnik dan Pop Acapella, dengan masing-masing kategori membawakan tiga lagu. Konser pra-kompetisi ini menjadi salah satu bagian dari persiapan sekaligus kesempatan bagi tim untuk mengevaluasi penampilan sebelum tampil di panggung kompetisi internasional.

Pada kategori Etnik, UPHoria membawakan Diru Diru Nina (lagu tradisional Papua), Dayung (lagu tradisi masyarakat Dayak), serta Getuk (lagu tradisional dari Jawa Tengah). Sementara itu, pada kategori Pop Acapella, mereka akan menampilkan All for Us (dari serial ‘Euphoria’), Sing Like a Siren (Jerry Heil dan Within Temptation), dan Stayin’ Alive (Bee Gees). Selain enam lagu yang akan dibawakan dalam kompetisi, konser STAYIN’ ALIVE juga akan menghadirkan sejumlah lagu tambahan.

Bagi Sarita Marcellina Wurangian, M.Pd., Ketua Program Studi Musik FM UPH sekaligus Pembina Grup Vokal UPHoria, tajuk “STAYIN’ ALIVE” tidak hanya merujuk pada salah satu lagu yang akan dibawakan dalam kompetisi, tetapi juga menggambarkan semangat anggota untuk terus menjaga kebersamaan dan musikalitas selama proses persiapan menuju Busan.

“Sebagai konser pra-kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang bagi UPHoria untuk menampilkan lagu-lagu yang telah dipersiapkan sekaligus mengevaluasi kesiapan. Tema STAYIN’ ALIVE sendiri menggambarkan bagaimana kami berjuang untuk tetap kompak dan menjaga musik serta musikalitas tetap hidup hingga kompetisi. Kami berharap perjalanan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota untuk terus berkarya dan menjadi berkat melalui musik,” ujar Sarita.

Persiapan menuju BCFC 2026 telah dijalani UPHoria melalui latihan intensif. Bagi Matthew Theo, Ketua UPHoria sekaligus Mahasiswa Musik UPH angkatan 2022, proses tersebut tidak hanya menuntut kesiapan musikal, tetapi juga kemampuan untuk menyatukan karakter suara para anggota yang sebelumnya belum terbiasa bernyanyi bersama.

“Tentunya, tantangan terbesar dalam persiapan ini adalah bagaimana kami bisa menyatukan suara dan musikalitas yang berbeda-beda. Kami belajar untuk saling mendukung dan memahami peran masing-masing agar bisa memberikan yang terbaik sebagai satu kelompok. Kami berharap, bisa memberikan yang terbaik di Busan dan jika Tuhan berkenan, meraih hasil yang terbaik juga. Tapi, yang paling penting, kami ingin musik yang kami bawakan dapat menjadi berkat bagi siapa pun yang mendengarkannya,” tutur Matthew.

Menurut Matthew, keberagaman karakter musikal justru menjadi salah satu kekuatan UPHoria. Setiap anggota memiliki musikalitas yang kuat dan karakter tersendiri yang dapat memberikan warna pada setiap lagu yang dibawakan. Pengalaman selama proses persiapan tersebut pun menjadi bekal bagi mereka untuk tampil lebih matang di panggung kompetisi.

Perjalanan Grup Vokal UPHoria menuju BCFC 2026 menunjukkan bahwa pencapaian di panggung internasional tidak hanya dibangun melalui latihan dan kemampuan musikal, tetapi juga melalui proses belajar, kerja sama, disiplin, dan keberanian untuk berkembang. Perjalanan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UPH dalam menghadirkan pendidikan holistis dan berbagai kegiatan pengembangan diri yang memberi mahasiswa ruang untuk belajar melalui pengalaman nyata, mengembangkan talenta, dan membentuk karakter. Melalui proses tersebut, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat.

——————-
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu