01/10/2026 Achievements
Empat tim mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) berhasil memperoleh pendanaan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pendanaan Tahun 2026. Capaian ini turut mengantarkan UPH meraih penghargaan Perguruan Tinggi Terproduktif pada PKM Skema Pendanaan 2026 untuk Klaster IV. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang PKM Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pada 21 September 2026 di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan produktivitas perguruan tinggi dalam pelaksanaan PKM Skema Pendanaan. Keempat tim mahasiswa UPH yang memperoleh pendanaan terdiri atas satu tim PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), satu tim PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), dan dua tim PKM-Riset Eksakta (PKM-RE). Melalui keempat proposal tersebut, mahasiswa mengembangkan gagasan di berbagai bidang untuk menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menanggapi penghargaan tersebut, Dr. Andry M. Panjaitan, S.T., M.T., CPHCM., Associate Vice President of Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang melibatkan berbagai pihak, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan menjadi karya yang nyata.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa ketika mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide, pendampingan yang tepat, serta dukungan dari dosen dan lingkungan akademik, gagasan tersebut dapat berkembang menjadi karya yang bernilai. Lebih dari sekadar penghargaan, kami berharap proses ini membentuk mahasiswa untuk mampu menggunakan ilmu dan kreativitasnya dalam menghasilkan solusi, sekaligus bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, unggul, dan berdampak,” ujar Dr. Andry.
Dalam rangkaian PKM Awards 2026, Dr. Benny Bandanadjaja, S.T., M.T., Direktur Belmawa Kemdiktisaintek, juga menyampaikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang terus mendorong pengembangan kreativitas mahasiswa sebagai bagian dari pelaksanaan Tridarma perguruan tinggi.
“Dalam rangka mewujudkan Tridarma perguruan tinggi, mahasiswa dituntut untuk terus mengasah keterampilan yang komprehensif, meliputi academic knowledge, skill of thinking, management skill, dan communication skill. Kami menyampaikan selamat dan apresiasi. Semoga dapat menjadi sumber inspirasi bagi civitas akademika untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pembinaan kreativitas mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus,” ujar Dr. Benny.
Dari Gagasan Menjadi Karya melalui PKM
Empat tim mahasiswa UPH yang memperoleh pendanaan PKM 2026 mengembangkan karya di bidang teknologi, pengabdian kepada masyarakat, dan riset kesehatan. Setiap tim mengangkat persoalan yang berbeda sesuai bidang keilmuannya, mulai dari pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan hingga penelitian bahan alam dan metode deteksi molekuler.
Pada bidang karsa cipta, tim yang terdiri dari Cathrine Nadya Suyatno, Chelsea Willis, Olmia Joanna Sanusi, Tristanto Wijaya, dan Calista Solihin dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi mengembangkan “SPORTIFY: Rancang Bangun AI Personal Trainer Berbasis Algoritma Pose-Estimation Real-Time untuk Koreksi Biomekanika Olahraga.” Tim ini dibimbing oleh Kartika Magdalena Suwanto, S.Ds., M.Ds.
Sementara itu, bidang pengabdian kepada masyarakat diwakili tim dari Prodi D3 Farmasi yang terdiri atas Eric Johan, Satya Edi Ramadhan, Catrine Priskila Arna, Rosali Evrilia Salikin, dan Marina Napang. Di bawah bimbingan Karnelasatri, S.Si., M.Si., tim ini mengembangkan “Pilar Remaja: Pendampingan Penggunaan Antibiotik Rasional dan Identifikasi Kosmetik Ilegal untuk Meningkatkan Kesehatan Remaja.”
Dua tim lainnya berkompetisi dalam bidang riset eksakta dengan fokus pada pengembangan riset kesehatan. Tim Michael Jonathan, Amelia Caroline, Syalomeiha Eudia Patras, Klemasia Maria Yohana Kaize, dan Rosalinda Musa dari Prodi S1 Farmasi melakukan penelitian berjudul “Nanoemulgel Binahong-ZnO: Formulasi Variasi Surfaktan dan Kosurfaktan serta Uji Antibakteri Staphylococcus aureus sebagai Alternatif Terapi Penyembuhan Ulkus Diabetikum.” Penelitian ini dibimbing oleh apt. Ernestine Ariandhitha Pranasti, S.Farm., M.Farm.Ind.
Adapun tim Glorya Natalie Dwi Ananda, Xavier Miquel Angkotta, Stefanus Davin Semedi, Kristina Stefiani Simorangkir, dan Olga Lidya Prasyama Sogen dari Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) mengembangkan penelitian berjudul “Desain Primer In Silico dan Optimasi Multiplex PCR untuk Deteksi Simultan Gen blaTEM (blaTEM-1, blaTEM-171, dan blaTEM-206) Klebsiella pneumoniae.” Tim ini dibimbing oleh Maroloan Aruan, S.Si., M.Si.
Keberhasilan empat tim mahasiswa memperoleh pendanaan PKM 2026 juga didukung oleh upaya UPH dalam memfasilitasi pengembangan gagasan mahasiswa. Dukungan ini diberikan sejak tahap penyusunan proposal melalui sosialisasi PKM kepada dosen dan mahasiswa, pelatihan bersama reviewer nasional, serta konsultasi intensif selama proses pengembangan proposal. Setelah proposal memperoleh pendanaan dan program mulai dilaksanakan, UPH melanjutkan pendampingan melalui pemantauan dan evaluasi (monitoring and evaluation atau monev) secara berkala terhadap logbook kegiatan dan laporan keuangan.
Rangkaian pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya UPH menciptakan lingkungan yang mendorong mahasiswa mengenali potensi, mengembangkan gagasan, dan menggunakan kompetensinya untuk menjawab kebutuhan di sekitarnya. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa disiapkan untuk bertumbuh menjadi pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, unggul, dan mampu berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu