Peringati Hari Musik Nasional, CoM UPH Ajak Masyarakat Mengaspirasi Peranan Music Therapy.

Memperingati Hari Musik Nasional dan World Music Therapy Day, Conservatory of Music Universitas Pelita Harapan (CoM UPH) menyelenggarakan rangkaian acara untuk mengedukasi dan meningkatkan aspirasi masyarakat terhadap peran musik, khususnya music therapy. Salah satunya melalui webinar bertemakan “Advancing the Aspirations of Nusantara through Music Therapy” dengan menghadirkan Dr. Indra Selvarajah, Chair Global Crises Intervention dari World Federation of Music Therapy dan Founding President of the Malaysian Music Therapy Association.

“Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para music therapist saat ini adalah minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan apa itu music therapy dan signifikansinya dalam kehidupan. Hal ini juga mempengaruhi aspirasi masyarakat hingga ketersediaan lapangan pekerjaan bagi para music therapist. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sebuah aksi yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fungsi dari music therapy bagi beragam kebutuhan; salah satunya seperti seminar yang dihadirkan UPH ataupun kegiatan lainnya,” papar Dr. Indra.

Lebih lanjut Dr. Indra juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki semangat kesatuan di tengah beragamnya perbedaan. Hal ini merupakan peluang bagi para profesional maupun institusi di bidang musik untuk mengambil peran dalam memberikan edukasi seputar music therapy ke ranah yang lebih luas dan mengembangkannya dengan memperhatikan cultural sensitivity practices.

Hal senada juga turut dinyatakan Kezia Karnila Putri, S.Sn., MMT, MTA, MT-BC., Ketua Peminatan Music Therapy CoM UPH, bagaimana musik bisa menjadi alternatif media komunikasi untuk interaksi antar individu.

“Dengan menggunakan beragam teknik dan improvisasi yang dipelajari dalam music therapy, musik yang memiliki fungsi sebagai alternatif media komunikasi, dapat membantu individu yang sulit berekspresi secara verbal. Hebatnya, musik juga mampu menjadi media untuk membantu memperbaiki kondisi tubuh manusia,” jelas Kezia Putri.

Selain webinar, CoM UPH juga menyelenggarakan Inclusive Virtual Concert untuk semakin meningkatkan apresiasi publik terhadap peranan music therapy. Bertemakan ‘Arunika’, konser ini menghadirkan penampilan mahasiswa CoM UPH yang menampilkan karya-karya dari musisi ternama seperti Yura Yunita, Meghan Trainor, Michael Jackson, Sara Bareilles, Nancy Pride, BTS (K-Pop Idol), Guruh Soekarno Putra, dan penampilan spesial dari mahasiswa Music Therapy UPH. Uniknya, konser yang berlangsung pada 31 Maret 2022 ini juga dilengkapi dengan juru bahasa isyarat untuk menerjemahkan seluruh isi konser bagi penonton berkebutuhan khusus.

Conservatory of Music UPH berkomitmen untuk terus memberi dampak nyata bagi perkembangan kualitas di bidang musik, termasuk dalam upaya melahirkan profesional handal melalui pendidikan musik berkualitas. Didukung dengan para dosen yang kompeten, fasilitas lengkap, dan sistem pendidikan yang dinamis, CoM UPH jadi pilihan tepat untuk siswa kelas 12 yang ingin berkarya dan berprestasi dalam industri musik. Mari bergabung dengan UPH dan daftar di sini. Informasi lebih lanjut hubungi 0811-1709-901.