Simposium internasional bertajuk ?Pemilu 2014 Bebas dari Korupsi Menuju Indonesia Baru? ini membahas aksi korupsi yang semakin marak dan kaitannya dengan persiapan pemilihan presiden Indonesia periode 2014-2019 yang akan digelar tahun depan.
|
(kiri-kanan): Dr. Muhammad, Husni Kamil Manik, dan Prof. Mahfud MD
|
|
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik bersama dengan dua pembicara lainnya yakni Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dr. Muhammad menjadi pembicara dalam Simposium Internasional Konstitusi dan Anti Korupsi 2013 di Universitas Pelita Harapan (7/10).
Simposium internasional bertajuk ?Pemilu 2014 Bebas dari Korupsi Menuju Indonesia Baru? ini membahas aksi korupsi yang semakin marak dan kaitannya dengan persiapan pemilihan presiden Indonesia periode 2014-2019 yang akan digelar tahun depan.
|
|
Menanggapi isu tentang memudarnya kepercayaan masyarakat terhadap KPU, ketua KPU Husni menegaskan bahwa KPU harus bisa dipercaya. Maka dari itu, KPU membenahi sistemnya, yakni dengan memastikan formulir C1 yang sah yang ada di kotak suara adalah dokumen resmi. Dokumen ini juga diupload di situs online sehingga semua orang bisa ikut mengawasi jalannya penghitungan suara dan mengidentifikasikan apakah ada penyimpangan atau tidak. Selain itu juga pada C2 akan diberikan penandaan khusus oleh KPU agar tidak dapat diduplikasi. KPU berharap, dalam prosesnya, semua pihak yang terkait dalam persiapan dan proses pemilihan umum 2014 berlangsung secara adil, bersih, dan bebas dari segala tindakan curang.
Ketua Bawaslu Dr. Muhammad juga menambahkan mengenai pengawasan terhadap seluruh lembaga yang terkait. Mengutip perkataan ?power tends to corrupt?, ia menyampaikan bahwa tidak boleh ada lembaga yang tidak diawasi. Hal ini ia sampaikan mengingat DKPP yang mengawasi Bawaslu belum ada pengawasnya.
Husni kemudian menutup simposium sesi pertama ini dengan mengajak seluruh bangsa Indonesia, termasuk generasi muda di perguruan tinggi untuk ikut berkontribusi dalam pemilu 2014. ?2014 ini pemilu harapan kita semua. Jadi karena kita menggantungkan cita-cita yang tinggi atas kebenaran pemilu, mari kita semua berpartisipasi untuk memastikannya berjalan sesuai dengan koridor undang-undang dan jangan biarkan KPU sendirian,? katanya. (ym)
|
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) – Husni Kamil Manik
|
|
|
UPH Media Relations
|