Bermimpi Jadi CEO Startup? Asah Keterampilanmu di Teknik Industri UPH!

Kamu punya mimpi jadi seorang CEO atau Founder dari sebuah startup? Sebenarnya, apa sih startup itu? Keterampilan khusus apa ya yang harus dipunya untuk bisa membangun startup?

Penjelasan berbagai pertanyaan tersebut dibagikan oleh para profesional startup yang sudah berhasil dan merupakan alumni program studi (prodi) Teknik Industri Universitas Pelita Harapan (UPH). Di antaranya Amos Gunawan – CEO and Co-Founder Klikdaily, Founding Partner of Eclat Story, alumni Teknik Industri 2007, Antonius Budianto – Vice President Gojek, alumni Teknik Industri 2007, serta Mellisa Handryani – Lead Data Analyst Klikdaily, alumni Teknik Industri 2010. Penjelasan ini disampaikan dalam webinar yang diselenggarakan Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 7 Juli 2020 yang bertajuk “How Do Startups Make Money”, dan diikuti 113 siswa SMA dari berbagai daerah.

Menurut Amos, startup adalah sebuah bentuk bisnis rintisan yang biasanya bergerak di bidang teknologi. Misalnya adalah startup e-commerce, startup fintech, atau startup game. Tidak hanya bergerak di ranah website saja, namun dengan perkembangan teknologi sekarang, startup mulai merambah di aplikasi mobile yang tentu saja menjadi barang yang digunakan orang sehari-hari.

Berkembangnya istilah startup sebenarnya bukan baru-baru saja, namun sudah sejak lama setelah domain dot com mulai dikenal masyarakat dan semakin menjamur sejak akhir tahun 90-an. Namun karena bersamaan datang dengan teknologi internet dan website kala itu, keduanya makin dikenal sebagai sebuah perpaduan.

Membangun sebuah startup tentunya tidak mudah, banyak yang harus dipikirkan dan direncanakan matang-matang, dari eksekusi ide bisnis, cari sumber dana atau investor, negosiasi, menemukan sumber daya manusia yang bisa membantu, promosi, dan lainnya.

Apa saja yang diperlukan untuk memulai sebuah startup? Antonius, profesional startup Gojek menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya strategi perencanaan keuangan, teknologi, marketing, networking, hiring skills, dan masih banyak lagi. Nah, bagaimana caranya untuk mendapatkan skills itu semua? Menurut Antonius, salah satunya melalui pendidikan yang mendukung. Dia menyebutkan prodi Teknik Industri di UPH adalah salah satu bidang ilmu yang tepat. Ini sudah dibuktikan para alumni Teknik Industri UPH yang sudah terjun langsung di bisnis startup.

“Bekal kuliah di TI UPH sangat penting untuk memulai startup. Di TI nggak cuma belajar theoritical, justru hal-hal yang praktikal juga dipelajari. Ada juga mata kuliah entrepreneurship, ini bakal bantu banget buat yang mau bikin bisnis, kita jadi lebih paham apa saja yang harus diperlukan dari perencanaan sampai eksekusi. Ada program magang juga, supaya kita bisa kenal dunia kerja dan lebih siap terjun,” Jelas Amos, Klikdaily.com.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Mellisa, yang saat ini berprofesi sebagai Lead Data Analyst, menurutnya kuliah di Teknik Industri UPH memberikan pengetahuan yang luas dan sangat terpakai dalam pekerjaannya.

“Belajar di Teknik Industri UPH itu memberikan aku gambaran besar, ketika aku sedang analisis data dan harus memberikan ide di bidang yang lain, aku sudah memiliki basic knowledge nya. Kalau belajar di Teknik Industri kalian akan punya the whole knowledge,” kata Mellisa kepada peserta webinar yang umumnya para siswa SMA.

Penjelasan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman tentang apa saja yang dipelajari di prodi Teknik Industri UPH dan bagaimana bidang keilmuan Teknik Industri mendukung profesi startup. Sudah terbukti prodi Teknik Industri UPH mampu menghasilkan lulusan yang mampu bekerja secara efektif dan efisien serta menjadi profesional yang siap beradaptasi dalam perubahan industi yang dinamis.

Jadi buat para siswa SMA, ayo wujudkan cita-cita menjadi profesional di bidang startup dengan bergabung bersama program studi Teknik Industri di UPH! Untuk informasi lebih lanjut klik di www.uph.edu atau menghubungi Student Consultant UPH 08111632838.