‘Seberapa Nasionaliskah kamu?’ Bersama Daniel Mananta di UPH Virtual Open House.

Zaman sekarang banyak anak muda yang paham dengan budaya Korea Selatan lewat fashion dan musik K-pop atau budaya barat yang sejak lama masuk ke Indonesia. Lewat beragam media, terutama media sosial, pastinya anak muda semakin mudah copy-paste kebiasaan budaya asing yang dianggap keren. Menikmati ragam hiburan dan budaya asing adalah hak setia orang, tetapi jauh lebih penting bagi anak muda untuk tetap kenal dan cinta budaya Indonesia, bahkan kecintaan ini harus mendorong kita untuk mau berkontribusi bagi bangsa lewat potensi dan passion yang terus dikembangkan. Kepeduliaan ini mendorong Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak Daniel Mananta membahas ‘Nasional is Me’. Terlepas dari beragamnya budaya luar yang sudah masuk ke Indonesia, UPH ingin generasi muda tetap kokoh dengan kecintaannya pada Bangsa Indonesia. Tentunya dengan cara yang tepat, berkualitas, dan toleran.

“Seberapa nasionaliskah kamu?” Tanya Daniel, public figure sekaligus Founder Damn! I Love Indonesia mengawali ngobrol seru yang disambut ramai oleh 600 siswa sekolah menengah, peserta UPH Virtual Open House 26 Juli 2020 di platform Zoom. Bergantian peserta yang terpilih memamerkan kecintaannya pada Indonesia; ada yang mengaku rajin membeli produk lokal, hobi mendengar musik Indonesia, suka kuliner otentik Indonesia, dan beragam jawaban dari yang serius hingga menghibur seluruh peserta.

Daniel sendiri yakin bahwa generasi muda pasti tahu urgency untuk tetap memiliki semangat cinta Indonesia. Namun mungkin memakai media dan cara yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

“Perbedaan gaya dan cara ini membuat seakan-akan kita tidak nasionalis. Apalagi sekarang zamannya glocalization (globalization + local). Banyak anak muda mampu mengenalkan budaya lokal secara global dengan caranya masing-masing. Misalnya melalui musik, konten di media digital, atau seperti DAMN! I Love Indonesia yang memproklamirkan kecintaan pada Indonesia melalui fashion,” papar Daniel antusias.

Daniel juga mengingatkan agar kita tidak ngotot budaya siapa yang lebih baik bahkan hingga menimbulkan kericuhan. Nasionalisme lebih dari sebatas membela simbol negara, baju tradisional, tarian daerah, atau hafal pancasila. Sebaliknya, aspek tradisional dan simbol negara ini, harus memotivasi anak muda dalam menunjukkan semangat kebangsaan dan menimbulkan sikap toleransi.

“Nasionalisme bisa dipahami secara sederhana. Melebihi tentang perjuangan dan berani mati melawan penjajah. Esensinya adalah bagaimana kita mampu menemukan jati diri, membawa passion, menemukan purpose untuk membanggakan Indonesia. Contoh ketika kualitas kerja kita diakui lalu kita dikirim dan bekerja di negara lain, kita bisa menunjukkan kualitas kita sebagai anak Indonesia, ini sudah nasionalis. Lalu ketika kita bilang ‘aku orang Indonesia’ ke orang lain, itu juga udah nasionalis! Pakai passion dan purpose untuk berkontribusi bagi bangsa” tandas Daniel.

Daniel juga menekankan agar semangat nasionalisme harus dibarengi dengan sikap toleransi, karena praktiknya akan selalu ditemukan permasalahan seputar intoleransi di bangsa ini. “Selalu toleransi.  Walau orang lain intoleran, kita tetap toleran,” pesan Daniel tegas.

Daniel Mananta berharap semangat nasionalisme para anak muda yang hadir tetap membara bahkan menjadi pendorong dalam berkontribusi bagi bangsa. Menggunakan ide-ide kreatif, passion dan purpose untuk menciptakan sesuatu yang membanggakan bangsa melalui

Di UPH sendiri, pemahaman untuk menjunjung nasionalisme menjadi salah satu nilai yang selalu ditekankan kepada mahasiswa. Siswa sekolah menengah atas, pastinya akan dapat menikmati beragam kegiatan UPH baik di dalam dan luar kelas yang akan mendorong kamu untuk jadi generasi peduli sesama dan bangsa saat menjadi mahasiswa UPH. Jadi untuk siswa/i kelas 12, kamu bisa memanfaatkan peluang ‘Beasiswa 100 Miliar’ untuk Tahun Akademik (TA) 2021/2022 dan pilih program studi yang cocok dengan minat kamu. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi UPH Student Consultants 08111-63-2838 atau langsung daftarkan diri kamu di One.uph.edu.  Tunggu apa lagi? Mulai dari diri sendiri, bekali diri kamu jadi generasi muda yang cinta tanah air dan siap berkontribusi bagi bangsa!