PT Rovega Indonesia Memilih Desain Mebel Karya Mahasiswi UPH Guna Menjawab Kebutuhan Konsumen Bekerja dari Rumah.

Tiga karya mahasiswi Desain Produk Universitas Pelita Harapan (UPH) terpilih PT Rovega Indonesia sebagai desain mebel terbaik dalam menjawab kebutuhan bekerja dari rumah selama pandemi. Ketiga mahasiswi Desain Produk 2018 ini yaitu Agnes Veronica, Flonetta Felling, dan Natassya Winoto berhasil menciptakan desain meja kerja yang serba guna, ergonomis, nyaman, dan multifungsi. Pemilihan desain mebel terbaik ini merupakan bagian dari kerja sama antara PT Rovega Indonesia (salah satu perusahaan mebel premium di Indonesia) dengan UPH. Tujuan kerjasama ini ialah menghasilkan kolaborasi dunia Pendidikan & industry, yang mampu menjawab kebutuhan pasar terkini.

Kerja sama yang diimplementasikan dalam mata kuliah Desain Mebel  ini menghasilkan 63 desain karya 21 orang mahasiswa, yang dinilai langsung oleh jajaran Direksi PT Rovega Indonesia. Untuk itu, setiap mahasiswa harus membuat konsep desain, rendering detail, gambar Teknik & detail spesifikasi.

“Di awali dengan mengikuti mata kuliah Desain Mebel II, kami diminta untuk membuat desain mebel meja kerja yang nyaman, compact, dan high functional untuk mendorong produktivitas bekerja dari rumah, sesuai dengan instruksi yang dijelaskan tim Rovega” jelas Flonetta.

Agnes menambahkan, mahasiswa memiliki waktu kurang dari 45 hari untuk dibimbing dosen dan membuat satu konsep dengan tiga alternatif desain. Kemudian, sebagai tahap final, setiap mahasiswa harus mempresentasikan desainnya di depan Edward Tirtajasa, Direktur Sales dan Marketing PT Rovega Indonesia.  Edward sendiri mengaku puas dengan presentasi karya mahasiswa UPH yang nyatanya mampu menjawab tantangan yang diberikan.

“Poin utama tantangan ini yaitu menciptakan konsep desain yang menjadi solusi berkualitas, value for money, ide orisinil yang menarik, dapat diimplementasikan dan diterima pasar. Saya cukup terkejut dan puas, karena dengan keterbatasan pandemi juga waktu, mereka mampu menunjukkan karya yang menarik & kreatif,” jelas Edward dengan antusias.

Natassya fokus memberikan solusi pada area kerja sempit dengan desain meja kerja kecil bergaya’mid-century’ dengan beragam kegunaan yaitu meja laptop pendek dan tinggi, dilengkapi ruang penyimpanan multifungsi. Kemudian ide meja Agnes ialah ‘portable’, yakni meja kerja berbahan dasar aluminium dan rotan, yang ringan sehingga dapat dilipat dan dipindahkan, guna mengatasi kebosanan saat bekerja di rumah. Sedangkan Flonetta menyasar kenyamanan bekerja melalui nuansa natural dan homey, dan fokus pada area laptop (tabletop) yang luas dan dilengkapi dengan tempat penyimpanan stop kontak di dalam, sehingga lebih rapih. Desainnya juga dilengkapi dengan multi-storage yang banyak, agar dapat meletakkan beragam kebutuhan pendukung selama bekerja.

Ketiga karya ini akan dipublikasikan di media sosial PT Rovega Indonesia untuk mendapatkan feedback dari pasar sebelum diproduksi masal. Edward berharap, hal ini dapat menambah pengalaman dan wawasan bagi desainer, bahwa desain selain sesuai arahan, bagus dan kreatif, juga harus dapat diterima oleh konsumen. Dengan kerja sama ini, Desain Produk UPH ingin menekankan bahwa proses pendidikan di UPH sangat komprehensif dan langsung melibatkan industri terkait, sehingga setiap mahasiswa UPH mampu mengimplementasikan ilmu di kelas ke dalam desain yang sesuai kebutuhan industri juga tren pasar.

Jadi untuk kamu siswa/i kelas 12 yang ingin menjadi problem solver melalui desain, Desain Produk UPH adalah pilihan tepat. Setiap mata kuliah, para pengajar, fasilitas, hingga jejaring dengan industri terkait; dipersiapkan tepat sasaran, agar mahasiswa siap menjadi desainer profesional yang dibutuhkan pasar. Manfaatkan Beasiswa 100 Miliar dan bergabung dengan UPH. Info lebih lanjut hubungi 0811-163-2838 atau daftar langsung di one.uph.edu.