LLDIKTI Tunjuk UPH Sebagai Kampus Panutan Dalam Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka Sesuai Prosedur.

Dalam menjalankan penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di seluruh kampus Indonesia, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III menunjuk Universitas Pelita Harapan (UPH) menjadi salah satu contoh kampus yang telah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan baik. Hal ini diketahui pada kunjungan LLDIKTI ke UPH untuk pengambilan video (shooting), 18 Oktober 2021 lalu. Nantinya, video tersebut akan di tayangkan perdana saat kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) LLDIKTI III tahun ini yang memiliki tema besar tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas 2021/2022.

“UPH termasuk salah satu Perguruan Tinggi (PT) di wilayah LLDIKTI III yang paling awal tanggap merespon arahan PTM, dan setelah dilakukan visitasi lapangan pun ternyata hasilnya sesuai dengan ketentuan yang diatur pada Surat Edaran (SE) No. 4 tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Tahun Akademik 2021/2022. UPH menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjadi role model pemberlakuan PTMT sesuai prosedur. Arah tujuan pembuatan video adalah mengajak PT lain untuk juga mulai melakukan PTM agar loss learning tidak terus terjadi,” kata Dian Rusdiana, M.Pd, selaku Analis Penjamin Mutu, sub bagian akademik LLDIKTI Wilayah III.

Menurutnya, pemberlakuan PTM yang dijalankan oleh UPH terutama dari segi persiapan sudah sesuai prosedur yang ditetapkan. Hal ini terlihat dari kepatuhan mengikuti persyaratan prosedur seperti telah melaporkan pada satuan tugas (satgas) daerah setempat dan ke LLDIKTI Wilayah III, membentuk tim satgas internal kampus, menyusun Standar Operating Procedure (SOP) protokol kesehatan, dan yang terpenting telah mendapatkan persetujuan dari orangtua atau wali mahasiswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka. UPH tetap memberikan opsi pembelajaran melalui aplikasi moodle dan live streaming sebagai pengganti kegiatan praktikum bagi yang belum memungkinkan untuk mengikuti PTM.

Menanggapi hal tersebut, Fakultas Pariwisata (FPar) UPH sebagai salah satu fakultas yang telah menjalani PTMT juga melakukan prosedur prokes ketat pada kegiatan-kegiatan praktikum mahasiswa.

“Pada dasarnya kami mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan juga satgas Covid di Kabupaten Tangerang. Khusus untuk FPar, kegiatan praktikum di laboratorium itu kita pastikan tidak lebih kapasitasnya dari 50%. Sebagai fakultas yang kegiatan praktiknya berhubungan dengan penyajian makanan, maka kita sangat berhati-hati. Untuk mahasiswa travel, kita juga sudah mulai bergerak melakukan perjalanan dengan mengutamakan prokes tersebut,” jelas Prof. Dr. Diena Mutiara Lemy, A. Par., M.M., CHE. selaku Dekan Fakultas Pariwisata.

UPH sudah siap menyambut kembali mahasiswa untuk masuk kampus dengan standar protokol kesehatan yang telah diakui oleh LLDIKTI. Pastikan kamu juga siap masuk ke UPH sekarang! Pendaftaran Tahun Akademik (TA) 2022/2023 sudah dibuka, informasi lebih lanjut hubungi Student Consultants di 0811-1709-901 atau daftar di sini.