14/10/2026 Achievements
Komitmen Universitas Pelita Harapan (UPH) dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing global mendapatkan pengakuan internasional. Dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 yang dirilis pada September 2026, UPH berhasil masuk dalam Top=5 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia dan menempati peringkat 1.801–2.000 dunia.
THE WUR 2027 menilai kinerja 2.297 perguruan tinggi dari 118 negara dan wilayah melalui 17 indikator yang dikelompokkan ke dalam lima pilar utama, yaitu Teaching (Pengajaran), Research Environment (Lingkungan Penelitian), Research Quality (Kualitas Penelitian), International Outlook (Pandangan Internasional), dan Industry (Industri).
Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya UPH dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, jejaring internasional, dan hubungan dengan industri.
“Segala kemuliaan bagi Tuhan atas capaian UPH dalam THE WUR 2027. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, kerja sama internasional, dan hubungan dengan industri. Namun, bagi UPH, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Terpenting adalah bagaimana kualitas yang kami bangun dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, serta menghasilkan pengetahuan dan lulusan yang mampu memberikan dampak,” ujar Dr. Jonathan.
Menilai Kualitas Perguruan Tinggi dari Berbagai Aspek
Untuk menilai kinerja perguruan tinggi secara menyeluruh, THE WUR 2027 menggunakan lima pilar yang menggambarkan berbagai dimensi kualitas dan daya saing perguruan tinggi. Pada aspek Pengajaran, THE menilai sejumlah indikator yang menggambarkan kualitas dan kapasitas pengajaran, meliputi Reputasi Pengajaran, Rasio Mahasiswa dan Staf, Rasio Doktor dan Sarjana, Rasio Staf Bergelar Doktor, serta Pendapatan Institusi.
Sementara itu, Lingkungan Penelitian melihat sejauh mana universitas membangun lingkungan yang mendukung produktivitas penelitian melalui tiga indikator, yaitu Reputasi Penelitian, Pendapatan Penelitian, dan Produktivitas Penelitian.
Penilaian juga mencakup Kualitas Penelitian, yang melihat kualitas dan pengaruh penelitian melalui Dampak Sitasi, Kekuatan Penelitian, Keunggulan Penelitian, dan Pengaruh Penelitian. Sementara itu, Pandangan Internasional menggambarkan keterhubungan perguruan tinggi dengan komunitas akademik global melalui Mahasiswa Internasional, Staf Internasional, dan Kolaborasi Penelitian Internasional. Adapun aspek Industri mengukur keterkaitan universitas dengan dunia industri melalui Pendapatan dari Industri dan Paten.
Kualitas Penelitian Jadi Salah Satu Kekuatan UPH
Dari lima pilar penilaian tersebut, Kualitas Penelitian menjadi salah satu aspek dengan capaian skor tertinggi UPH, yakni 27,4. Selain Kualitas Penelitian, UPH mencatat skor 22,4 untuk Pandangan Internasional dan 21,5 untuk Industri. Sementara itu, skor Pengajaran berada di angka 21,1, sedangkan Lingkungan Penelitian memperoleh skor 12,4. Secara keseluruhan, skor UPH dalam THE WUR 2027 berada pada rentang 20,4–24,1.
Capaian tersebut sejalan dengan upaya UPH dalam memperkuat kualitas dan relevansi penelitian. Penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas dosen dan peneliti, kolaborasi lintas disiplin, serta kerja sama dengan mitra di dalam dan luar negeri. Penelitian tidak hanya diarahkan pada publikasi, tetapi juga pada upaya menjawab berbagai persoalan nyata dan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat.
Dalam aspek Pandangan Internasional, UPH terus memperluas kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai institusi internasional. Kerja sama ini mencakup program beasiswa, pertukaran akademik, hingga kolaborasi penelitian. UPH juga terus mengembangkan kelas internasional dan memperluas kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran. Upaya ini tidak hanya memperkuat posisi UPH sebagai kampus yang berwawasan global, tetapi juga membangun lingkungan akademik dengan komunitas mahasiswa yang semakin beragam dan memiliki perspektif internasional.
Adapun aspek Industri berkaitan dengan komitmen UPH untuk memastikan pendidikan dan penelitian tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Melalui kerja sama dengan industri, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata, dosen dapat mengikuti perkembangan di dunia profesional, sementara universitas dapat mengembangkan penelitian dan inovasi yang menjawab berbagai kebutuhan di masyarakat. Saat ini, UPH telah menjalin lebih dari 600 kemitraan strategis dengan universitas dan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pada aspek Pengajaran, UPH memastikan program akademik dirancang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan lulusan. Dengan demikian, mahasiswa dapat mencapai profil lulusan dan capaian pembelajaran yang ditetapkan, sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan program studi yang dipilih. UPH juga mengembangkan dan menyesuaikan konsentrasi program studi berdasarkan kebutuhan pasar. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat keunggulan dan daya saing setiap program studi, sekaligus mendukung peningkatan penerimaan mahasiswa. Selain itu, UPH menjaga rasio mahasiswa dan dosen tetap optimal agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan terarah.
Sementara pada aspek Lingkungan Penelitian, UPH terus memperkuat ekosistem riset dengan mendorong civitas academica untuk meningkatkan produktivitas penelitian. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UPH menyediakan program insentif untuk mendukung publikasi hasil penelitian, dengan insentif yang lebih besar bagi publikasi di jurnal internasional. Selain itu, UPH mendorong dosen dan peneliti untuk mengikuti hibah penelitian di tingkat nasional maupun internasional. LPPM juga membantu membuka akses terhadap jejaring, peluang pendanaan, serta berbagai kesempatan kolaborasi penelitian yang relevan.
Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari proses UPH dalam membangun kualitas pendidikan dan penelitian secara berkelanjutan. Bagi UPH, capaian dalam pemeringkatan bukanlah tujuan akhir, melainkan refleksi dari kualitas akademik yang terus dibangun untuk memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan lulusan yang dihasilkan.
Sebagai universitas yang berlandaskan Wawasan Dunia Kristen Reformed, UPH memandang pendidikan tidak hanya sebagai proses pembekalan mahasiswa dengan pengetahuan dan kompetensi akademik, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter yang berintegritas dan melayani serta pertumbuhan iman yang membawa transformasi dalam kehidupan. Melalui pendidikan holistis dan berbagai program pengembangan diri yang bermanfaat, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, profesional, dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
——————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu