02/07/2026 Achievements
Komitmen Universitas Pelita Harapan (UPH) dalam menghadirkan pendidikan berkelanjutan yang berdampak memperoleh pengakuan internasional. Melalui Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026, UPH berhasil masuk dalam Top 15 universitas terbaik di Indonesia, Top 40 di ASEAN, serta menempati peringkat 401–600 dunia. Pencapaian ini mencerminkan kontribusi nyata UPH dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola institusi.
THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan global yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 tujuan SDGs, mulai dari pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, hingga perdamaian dan kemitraan global. Penilaian dilakukan berdasarkan empat pilar utama, yaitu riset (research), pengelolaan (stewardship), pengabdian dan kolaborasi (outreach), serta pengajaran (teaching).
Dari berbagai indikator tersebut, UPH menunjukkan performa unggul di sejumlah kategori, yaitu Top 5 Indonesia untuk SDG 3 (Good Health and Well-being), Top 7 Indonesia untuk SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions), Top 9 Indonesia sekaligus Top 2 perguruan tinggi swasta untuk SDG 5 (Gender Equality), Top 12 Indonesia sekaligus Top 3 perguruan tinggi swasta untuk SDG 1 (No Poverty), dan Top 13 Indonesia untuk SDG 4 (Quality Education).
Eric Jobiliong, Ph.D., selaku Vice President of Academics, Research, and Innovation UPH, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak yang selama ini berkontribusi dalam menyediakan data dan mendukung berbagai inisiatif keberlanjutan di UPH. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar tentang posisi dalam pemeringkatan, melainkan tentang bagaimana universitas terus menghadirkan kontribusi dan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami, pencapaian ini bukan tujuan akhir, tetapi dorongan untuk terus meningkatkan dampak yang dapat kami berikan. Kami juga membuat target dan rencana kerja yang dituangkan ke dalam rencana strategis universitas lima tahun ke depan. Setiap fakultas dan unit mempunyai KPI (Key Performance Indicator/Indikator Kinerja Utama) yang jelas untuk mendukung inisiatif ini. Kami juga mengintegrasikan SDGs pada mata kuliah yang diajarkan pada setiap fakultas, sehingga para mahasiswa juga dapat memahami dan memberikan dampak yang jelas,” tuturnya.
Implementasi SDGs dalam Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat
Di bidang kesehatan (SDG 3), UPH membangun ekosistem kesehatan yang holistis melalui pendidikan, kolaborasi, dan layanan. Kontribusi ini diwujudkan melalui Fakultas Kedokteran UPH yang berkembang menjadi salah satu fakultas kedokteran unggulan di Indonesia sekaligus perguruan tinggi swasta pertama yang memperoleh izin membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Siloam Hospitals Group dan OTTO Health Care, serta didukung layanan konseling HOPE dan Cornerstone, fasilitas olahraga, dan layanan Kesehatan.
Capaian UPH pada SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) didukung oleh komitmen kampus dalam membangun budaya partisipatif yang melibatkan mahasiswa, komunitas lokal, dan pemerintah dalam berbagai proyek serta forum kebijakan. Kampus secara aktif menjadi ruang dialog untuk isu-isu strategis, seperti pembangunan daerah, pemerataan pendidikan di Papua, hingga forum yang mempertemukan perspektif internasional. Inisiatif ini menunjukkan peran UPH bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong perdamaian, keadilan, dan penguatan institusi.
Pada SDG 5 (Gender Equality), UPH membangun lingkungan akademik yang inklusif melalui kesempatan yang setara bagi perempuan di jajaran kepemimpinan, tenaga pendidik, maupun mahasiswa. Berbagai kebijakan, seperti layanan penitipan anak (childcare), maternity leave, dan paternity leave, turut mendukung terciptanya lingkungan belajar dan bekerja yang adil, aman, serta mendukung keseimbangan peran keluarga.
Dalam mendukung SDG 1 (No Poverty), UPH meyakini bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Komitmen ini diwujudkan melalui program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, untuk memastikan akses pendidikan yang setara. Selain itu, UPH juga aktif memberdayakan masyarakat melalui program pengembangan UMKM, pelatihan bisnis, hingga pelayanan kesehatan di daerah yang membutuhkan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Sementara itu, pencapaian pada SDG 4 (Quality Education) menunjukkan inovasi UPH dalam memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa yang menyasar daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Melalui program ini, UPH merekrut, mendidik, dan melatih calon guru untuk ditempatkan kembali di sekolah-sekolah seluruh Indonesia secara merata. Model ini menciptakan siklus berkelanjutan, mulai dari rekrutmen talenta, pembinaan, hingga pengabdian di lapangan. Dengan cara ini selain menjaga mutu pendidikan, UPH turut berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.
Pengakuan dalam THE Impact Rankings 2026 menegaskan komitmen UPH dalam menghadirkan dampak nyata melalui pendidikan, kesehatan, kesetaraan, dan berbagai inisiatif yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Capaian ini memperkuat peran UPH sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Melalui pendidikan holistis berstandar global serta berbagai program pengembangan diri, UPH terus mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat dan negara.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan