08/08/2026 Achievements, Medical Sciences
Sejarah baru ditorehkan Universitas Pelita Harapan (UPH) melalui ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) 2026, program strategis kompetisi tahunan nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang menjaring mahasiswa unggul dalam bidang akademik, kepemimpinan, dan inovasi.
Tiffney Tyara Setyoko, mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter UPH angkatan 2023, meraih Juara 1 Program Sarjana PILMAPRES Tingkat Nasional 2026. Pencapaian ini mencatatkan sejarah sebagai kali pertama perguruan tinggi swasta meraih Juara 1 dalam penyelenggaraan PILMAPRES sejak pertama kali digelar pada 2014.
Sebagai wakil UPH sekaligus LLDIKTI Wilayah III, Tiffney mengikuti rangkaian presentasi dan wawancara tahap akhir yang berlangsung di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang, pada 4–7 Agustus 2026.
Perjalanan menuju pencapaian tersebut dimulai dari seleksi tingkat wilayah. Tiffney meraih Juara 1 PILMAPRES Tingkat LLDIKTI Wilayah III setelah bersaing dengan 15 mahasiswa berprestasi lainnya. Secara nasional, seleksi berlangsung serentak di 17 LLDIKTI dan mempertemukan ratusan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi untuk menjadi representasi terbaik di wilayah masing-masing.
Dari seluruh peserta, 60 mahasiswa terbaik terpilih untuk melaju ke tingkat nasional. Setelah melewati babak penyisihan, kompetisi mengerucut menjadi 19 finalis terbaik dari seluruh Indonesia yang berhak mengikuti penilaian tahap akhir. Di tahap inilah Tiffney meraih posisi pertama sekaligus dinobatkan sebagai Mapres Utama Tingkat Nasional 2026.
Para finalis PILMAPRES Tingkat Nasional Tahun 2026 berasal dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Sriwijaya.
“Puji Tuhan, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya percaya semua yang saya raih merupakan anugerah Tuhan dan tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, terutama UPH yang terus mendampingi saya selama proses persiapan hingga tahap nasional. Bisa membawa nama UPH dan menjadi mahasiswa pertama yang meraih Juara 1 PILMAPRES Nasional tentu menjadi suatu kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi saya. Pengalaman ini juga mengajarkan saya untuk terus belajar, berproses, dan memberikan yang terbaik dari setiap kesempatan yang Tuhan percayakan. Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UPH lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan membawa dampak positif melalui bidang yang mereka tekuni,” ujar Tiffney.
Turut hadir dalam Malam Puncak PILMAPRES Tingkat Nasional 2026, Dr. Andry M. Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Andry menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian Tiffney yang mengukir prestasi bersejarah bagi UPH dan perguruan tinggi swasta di Indonesia.
“Puji Tuhan, kami mengucap syukur dan bangga atas prestasi Tiffney. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi UPH sekaligus tonggak penting bagi perguruan tinggi swasta di Indonesia, serta membuktikan bahwa dengan talenta, kerja keras, pembinaan, dan dukungan yang tepat, mahasiswa perguruan tinggi swasta mampu meraih prestasi tertinggi di tingkat nasional. Kami juga mengapresiasi para dosen, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendampingi Tiffney, dan berharap pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa UPH lainnya untuk terus mengembangkan potensi, membawa talenta mereka ke tingkat nasional maupun internasional, serta menghadirkan dampak nyata bagi komunitas, masyarakat, dan bangsa,” ungkap Dr. Andry.
Tantangan di Panggung Nasional
Babak nasional PILMAPRES menghadirkan tantangan yang lebih kompleks. Selain capaian unggulan dan gagasan kreatif, peserta diuji melalui presentasi, wawancara, wawasan, kemampuan komunikasi, dan Bahasa Inggris di hadapan dewan juri yang terdiri dari profesor, praktisi, dan akademisi.
“Persiapannya cukup panjang dan intensif. Saya banyak berlatih untuk mematangkan gagasan, menyusun presentasi, mengantisipasi berbagai pertanyaan juri, serta memperdalam materi untuk sesi wawancara dan Bahasa Inggris. Saya juga belajar menyampaikan ide dengan lebih terstruktur dan menghubungkannya dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Tiffney.
Pengalaman meraih Juara Terbaik 1 PILMAPRES Tingkat Wilayah LLDIKTI III 2026 menjadi bekal penting bagi Tiffney. Persiapan kemudian dimatangkan melalui pendampingan dosen Fakultas Kedokteran UPH, terutama dalam memperkuat substansi gagasan, strategi presentasi, dan kemampuan mempertahankan argumentasi di hadapan juri.
Smart Febrile Patch, Inovasi untuk Skrining Dini Penyakit Infeksi
Dalam PILMAPRES 2026, Tiffney membawa gagasan Smart Febrile Patch, sebuah wearable sensor non-invasif berbasis keringat untuk membantu skrining dini tingkat keparahan penyakit infeksi berbasis demam. Gagasan ini berangkat dari kondisi demam yang kerap menjadi gejala awal infeksi, sementara masyarakat belum memiliki parameter objektif yang mudah digunakan untuk menilai tingkat keparahan kondisi.
“Demam sering menjadi gejala awal infeksi, tetapi masyarakat belum memiliki parameter objektif untuk menentukan apakah kondisinya masih aman atau sudah memasuki fase kritis. Karena itu, saya mengembangkan patch yang mengukur biomarker fisiologis sebagai indikator untuk membantu melihat respons inflamasi dan kondisi fisiologis tubuh,” jelas Tiffney.
Gagasan tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi di Kabupaten Tangerang, yang pada Juni 2025 mencatat 56 persen kasus penyakit infeksi berstatus suspek. Melalui inovasi ini, Tiffney berharap masyarakat dapat memperoleh informasi awal yang lebih objektif sehingga keputusan untuk mencari pertolongan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, sekaligus membantu mengurangi risiko keterlambatan penanganan dan penggunaan antibiotik yang tidak rasional.
Jejak Prestasi, Riset, dan Publikasi
Pencapaian sebagai Juara 1 PILMAPRES Nasional 2026 melengkapi rekam jejak Tiffney di bidang akademik, riset, dan organisasi. Selama menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran (FK) UPH, ia meraih berbagai prestasi, di antaranya Most Outstanding Student FK UPH – Academic Category, Juara 1 AORTA FK Universitas Hasanuddin (Unhas) 2026 sekaligus Most Valuable Player, serta sejumlah prestasi dalam kompetisi kedokteran dan sains tingkat nasional.
Di bidang riset, Tiffney aktif menghasilkan publikasi ilmiah, termasuk artikel pada jurnal Scopus Q1 di bidang hipertensi dan kanker kolorektal, serta menjadi oral presenter pada Asia Pacific Association of Allergy, Asthma and Clinical Immunology (APAAACAI) 2025. Ia juga terpilih sebagai penerima Research Exchange – Standing Committee on Research Exchange (SCORE) International Federation of Medical Students’ Associations (IFMSA) 2025 untuk mengikuti pertukaran riset di National Defense Medical Center (NDMC), Taiwan. Di luar akademik, Tiffney aktif dalam Asian Medical Students’ Association (AMSA) UPH dan Science, Education, Clinical Research, Evidence-Based Medicine, and Technology (SECRET) UPH, serta menjadi anggota American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), American Academy of Neurology (AAN), dan American Society of Clinical Oncology (ASCO).
Konsistensi tersebut memperlihatkan sosok mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga aktif dalam riset, organisasi, dan forum ilmiah hingga tingkat internasional.
Pencapaian Tiffney menjadi wujud nyata komitmen UPH dalam menghadirkan pendidikan holistis dan pembinaan berkelanjutan yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi terbaik, berkarya dengan integritas, dan berprestasi di tingkat nasional maupun global. Melalui proses tersebut, UPH terus membekali mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang unggul, takut akan Tuhan, serta mampu memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu