31/07/2026 Law
Selama tiga dekade, Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (FH UPH) telah berkontribusi dalam melahirkan profesional hukum yang berintegritas dan mampu menjawab tantangan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan kembali dalam puncak perayaan Dies Natalis ke-30 FH UPH yang diselenggarakan pada 25 Juli 2026 di Auditorium Gedung D501, Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang. Mengusung tema ‘Berakar pada Keadilan, Bertumbuh dengan Kepastian Hukum, dan Berbuah untuk Kemanfaatan Masyarakat’, perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan FH UPH sejak berdiri pada 1996. Lebih dari sekadar perayaan, Dies Natalis ini menegaskan komitmen FH UPH untuk terus menghadirkan pendidikan hukum yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu melahirkan lulusan yang siap menghadapi dinamika dunia hukum di tingkat nasional maupun global.
Dalam sambutannya, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH, menyampaikan apresiasi atas kontribusi FH UPH dalam memajukan pendidikan hukum di Indonesia. Menurutnya, kualitas akademik serta kiprah alumni yang kini berkarya di pemerintahan, dunia usaha, lembaga penegak hukum, hingga dunia pendidikan menjadi bukti nyata kontribusi FH UPH bagi bangsa.
“Keberhasilan Fakultas Hukum UPH yang telah melahirkan lebih dari 280 Doktor Hukum yang tersebar di berbagai sektor strategis, merupakan buah dari komitmen jangka panjang dalam membangun pendidikan hukum yang berkualitas. Saya berharap kontribusi ini terus memperkuat penegakan hukum dan membawa manfaat bagi bangsa serta masyarakat Indonesia,” ucap Rektor UPH.
Meneguhkan Semangat Keadilan di Tengah Perubahan
Semangat yang sama disampaikan Dr. Velliana Tanaya, S.H., M.H., selaku Executive Dean of College of Arts and Social Sciences UPH sekaligus Dekan Fakultas Hukum UPH. Ia mengajak seluruh civitas academica memaknai usia ke-30 sebagai hasil dedikasi para pendiri, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni yang telah membangun FH UPH hingga saat ini.
“Fakultas Hukum UPH bukan hanya tempat saya bekerja, tetapi rumah yang membentuk saya sejak menjadi mahasiswa hingga dipercaya memimpin fakultas ini. Karena itu, perayaan ini menjadi momen untuk bersyukur sekaligus menjaga warisan yang telah dibangun para pendahulu,” ujarnya.
Dr. Velliana mengatakan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan siber, dan transformasi digital mendorong FH UPH untuk terus memperbarui kurikulum agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia hukum. Namun demikian, integritas, hati nurani, dan pembentukan karakter tetap menjadi fondasi utama pendidikan hukum di UPH.
“Keadilan harus menjadi dasar dalam setiap keputusan, penelitian, dan proses pembelajaran. Keberhasilan Fakultas Hukum tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi ketika alumni mampu menghadirkan keadilan dan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Tiga Dekade Bertumbuh Melalui Kolaborasi
Perjalanan panjang FH UPH juga tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Dalam laporannya, Assoc. Prof. Dr. Henry Soelistyo Budi, S.H., LL.M., selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Doktor Hukum UPH yang juga Ketua Panitia Dies Natalis ke-30 FH UPH, mengatakan bahwa perayaan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan FH UPH sejak berdiri pada 1996, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai bagian dari perayaan, FH UPH telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, meliputi 12 seminar akademik, dua uji publik hasil riset kandidat doktor, tiga kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dua bedah buku, lomba esai, dua kegiatan sosial, serta fun walk.
Untuk itu, Assoc. Prof. Henry turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas academica, alumni, mitra, dan para pendukung yang telah berkontribusi dalam perjalanan FH UPH.
“Perjalanan ini menjadi bukti bahwa FH UPH dapat terus bertumbuh melalui kerja sama, dedikasi, dan terutama karena penyertaan Tuhan yang senantiasa menuntun setiap langkah kita,” katanya.
Menghormati Dedikasi, Memperkuat Kepemimpinan
Puncak Dies Natalis turut menjadi momentum penguatan kepemimpinan akademik. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor, Dr. Velliana Tanaya kembali ditetapkan sebagai Dekan FH UPH. Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Bintan R. Saragih, S.H., ditunjuk sebagai Senior Advisor untuk mendukung pengembangan institusi.
FH UPH juga menganugerahkan penghargaan Long Lasting Dedication kepada Prof. Dr. Bintan R. Saragih atas dedikasinya dalam membangun dan mengembangkan FH UPH. Penghormatan turut diberikan kepada dekan pertama FH UPH, almarhum Prof. Dr. Dahnial Khumarga, S.H., M.H., atas jasa dan kontribusinya dalam merintis fakultas sejak awal berdiri.
Rangkaian Dies Natalis turut diisi dengan pengumuman pemenang Lomba Esai Antikorupsi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Setyo Budiyanto, S.H., M.H., Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga merupakan mahasiswa Program Doktor FH UPH.
Memasuki usia ke-30, FH UPH terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan hukum yang relevan dengan perkembangan zaman dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Didukung oleh akademisi berkualitas, UPH membangun ekosistem pendidikan holistis untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan serta berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu
Written by: Karin Angelica Putri Lay (Mahasiswa S1 Manajemen, 2024)