02/08/2026 Law
Pemahaman aspek hukum penting bagi tenaga kesehatan dalam menghadapi kompleksitas praktik medis dan perkembangan regulasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (FH UPH) menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemahaman Hukum Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan” di Gedung Pendopo Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 30 Juli 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-30 FH UPH ini diikuti tenaga kesehatan dari berbagai institusi kesehatan di Kabupaten Pandeglang bersama akademisi dan praktisi hukum kesehatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. H. R. Achmad Dimyati Kusumah, S.H., M.H., M.Si., Wakil Gubernur Banten; Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A., Bupati Pandeglang; Asep Rahmat, S.T., Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang; Prof. Dr. Bintan R. Saragih, S.H., Senior Advisor FH UPH; serta Assoc. Prof. Dr. Henry Soelistyo Budi, S.H., LL.M., Kepala Program Studi Doktor Hukum UPH. Kehadiran berbagai pihak tersebut turut memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman hukum, khususnya di bidang pelayanan Kesehatan.
Mewakili Bupati Pandeglang, Asep Rahmat membuka kegiatan sekaligus menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya.
“Kami mengapresiasi Fakultas Hukum UPH yang telah menghadirkan kegiatan ini bagi para tenaga kesehatan di Kabupaten Pandeglang. Pemahaman hukum penting bagi tenaga kesehatan agar dapat menjalankan profesinya secara profesional sekaligus memberikan pelayanan yang berkualitas dan memiliki kepastian hukum,” ujar Asep.
Senada dengan hal tersebut, Assoc. Prof. Dr. Henry Soelistyo Budi menyoroti pentingnya pendekatan hukum yang tidak hanya berlandaskan perspektif yuridis, tetapi juga memahami praktik kesehatan secara kontekstual
“Perkembangan regulasi kesehatan perlu diikuti dengan pemahaman hukum yang kontekstual terhadap praktik kesehatan. Karena itu, diperlukan perspektif hukum yang dapat menjembatani regulasi dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam pelayanan kesehatan,” ujar Henry.
Memahami Hukum Kesehatan dari Perspektif Praktik Medis
Dalam praktiknya, tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi medis, tetapi juga memahami aspek hukum yang menyertai pelayanan kesehatan. Hal tersebut dibahas melalui perspektif hukum dan praktik medis oleh tiga narasumber, yaitu Assoc. Prof. Dr. dr. Jovita Irawati, M.M., M.H.A., Dosen FH, Manajemen Administrasi Rumah Sakit (MARS), dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FK UPH; Dr. dr. Ni Made Rika Trismayanti, Sp.B, Subsp.Ped(K), M.H., MHPM., Dosen FH Universitas Bung Karno sekaligus Dokter Spesialis Bedah Anak di RSUP Persahabatan dan RSUD Cengkareng; serta Dr. dr. Oloan Eduard Tampubolon, Sp.An., KIC, KNA, M.H.Kes., Head of ICU sekaligus Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif di Rumah Sakit Siloam Lippo Village.
Ketiganya membahas berbagai aspek yang dekat dengan praktik tenaga kesehatan, mulai dari perkembangan hukum kesehatan di Indonesia, penerapan informed consent, perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan, hingga tantangan hukum yang dapat muncul dalam pemberian pelayanan medis. Pembahasan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk melihat bagaimana pemahaman hukum dapat berjalan beriringan dengan kompetensi medis dalam menghadapi berbagai situasi profesional.
Sebagai bagian dari upaya memperluas referensi bagi tenaga kesehatan, para narasumber juga memberikan buku karya mereka yaitu ‘Informed Consent’ kepada para peserta. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memahami aspek hukum yang berkaitan dengan hubungan tenaga medis dan pasien, khususnya dalam proses pemberian persetujuan tindakan medis.
Kegiatan ini menegaskan peran FH UPH dalam menghadirkan pengetahuan hukum yang relevan bagi kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari persoalan di lapangan. Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri yang bermakna, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan mampu berdampak bagi masyarakat.
————————
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu