25/06/2026 Alumni, Pariwisata & Perhotelan
Industri pariwisata Indonesia menyimpan potensi besar berkat kekayaan alam dan keberagaman budaya di berbagai daerah. Namun, di tengah pertumbuhan industri perjalanan wisata atau travel pascapandemi, masih banyak destinasi wisata lokal yang belum dikenal luas oleh wisatawan. Kondisi inilah yang mendorong Brian Kennedy, alumni Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Universitas Pelita Harapan (UPH) angkatan 2017, untuk ikut memperkenalkan potensi daerah melalui industri travel.
Kini menjabat sebagai Direktur PT Dunia Perjalanan Indonesia (Dunia Travel), Brian membangun usahanya dengan tujuan membantu wisatawan menikmati perjalanan yang lebih terarah sekaligus membuka akses terhadap berbagai destinasi Indonesia yang belum banyak terekspos.
“Banyak orang mengira merencanakan liburan itu mudah, padahal ada banyak detail yang perlu dipersiapkan, mulai dari penerbangan, hotel, dokumen perjalanan, hingga transportasi. Di Dunia Travel, kami ingin membantu supaya semuanya terasa lebih sederhana, namun terarah, sehingga pelanggan bisa fokus menikmati perjalanannya tanpa perlu repot memikirkan hal-hal teknis,” ujar Brian.
Bagi Brian, industri travel bukan sekadar layanan perjalanan, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan potensi Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui profesinya, ia ingin membantu berbagai destinasi lokal mendapatkan eksposur yang lebih besar sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata daerah.
“Indonesia sangat luas dan masih banyak daerah yang belum terekspos. Saya ingin mengembangkan potensi-potensi daerah tersebut dan memperkenalkannya ke dunia luar, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang ke Indonesia,” ujar Brian.
Belajar Beradaptasi dan Memimpin di Tengah Dinamika Industri Travel
Brian memulai perjalanan membangun Dunia Travel di tengah masa yang tidak mudah bagi industri pariwisata. Pandemi COVID-19 membuat sektor travel mengalami perubahan besar dan menuntut para pelaku industri untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan wisatawan yang terus berubah. Dalam situasi tersebut, Brian menyadari bahwa kemampuan membangun relasi, membaca peluang, dan beradaptasi menjadi bekal penting untuk bertahan dan berkembang.
Kemampuan tersebut, menurut Brian, mulai terbentuk sejak masa perkuliahannya di UPH. Selama kuliah, ia aktif mengikuti berbagai organisasi dan terlibat dalam banyak kegiatan acara kampus. Pengalaman itu membawanya bertemu dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda, sekaligus melatih cara berkomunikasi dan bekerja sama dalam berbagai situasi.
“Pengalaman yang paling berkesan saat kuliah adalah ketika saya bisa bergabung dengan berbagai organisasi dan mengikuti banyak event. Dari situ saya belajar berkomunikasi dengan banyak orang, belajar leadership, memimpin tim, sampai akhirnya sekarang bisa memimpin perusahaan,” jelas Brian.
Di tengah perkembangan industri travel yang semakin dinamis, Brian juga melihat arus informasi yang bergerak sangat cepat sebagai tantangan tersendiri. Menurutnya, kemampuan memilah informasi dan memahami perubahan tren menjadi hal penting dalam menentukan strategi bisnis yang tepat.
“Perkembangan informasi sekarang sangat luas. Kita harus bisa memilah data dan melihatnya secara lebih luas supaya dapat mengambil keputusan dan strategi yang tepat untuk perusahaan ke depannya,” tambahnya.
Berbagai pengalaman yang dijalaninya membuat Brian percaya bahwa setiap tantangan selalu membawa pembelajaran baru. Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk tidak takut menghadapi kegagalan dan terus bertumbuh dari setiap proses yang dijalani.
“Semua permasalahan dan kegagalan tidak akan pernah sia-sia karena kita bisa belajar dari pengalaman. Semua butuh waktu untuk mencapai goals, jadi jangan pernah menyerah dan tetap semangat,” pesannya.
Perjalanan Brian menunjukkan bahwa kemampuan beradaptasi, memimpin, dan membangun relasi menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika dunia profesional. Melalui pengalaman akademik dan berbagai kegiatan pengembangan diri di UPH, Brian mengembangkan keterampilan serta karakter yang membantunya terus bertumbuh di industri travel. Kisah ini mencerminkan komitmen UPH dalam membentuk dan mempersiapkan lulusan menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, dan berdampak bagi masyarakat.
———————————–
Corporate Communications Universitas Pelita Harapan
corporate.communication@uph.edu
Written by: Zaelita Ani Maesyika (Mahasiswa S1 PJJ Ilkom, 2025)