Karya Kami

PENCAPAIAN BERDASARKAN KELOMPOK

UPH Choir & Voxcom Femme Conservatory of Music
Raih 5 Medali Emas pada Bali International Choir Festival 2017
Utusan UPH dalam Bali International Choir Festival (BICF) 2017, membawa pulang prestasi yang membanggakan. Selain 3 medali emas yang diraih tim UPH Choir, tim Voxcom Femme Conservatory of Music UPH juga membawa pulang 2 medali emas. Kompetisi tahunan ini digelar sejak 2012. Tahun 2017 merupakan yang keenam kalinya BICF diselenggarakan tangal 14-20 Juli. Diikuti 7000 peserta dari 140 paduan suara yang berasal dari 14 negara, dan 14 Juri ataupun ahli paduan suara dari mancanegara, Voxcom Femme membawakan dua buah lagu di babak open competition yaitu Bottom of the River dan This is My Wish yang diaransemen oleh Nadia Delarosa (member Voxcom Femme). Di babak Championship dan Grand Prix, Voxcom membawakan tambahan satu buah lagu yaitu Circle of Life yang juga diaransemen oleh Nadia Delarosa. Bagi CoM UPH prestasi ini menjadi penyemangat untuk bekerja lebih keras mencapai goal selanjutnya serta mendapatkan pengalaman yang berharga untuk dapat tampil bersama paduan suara lain baik nasional maupun internasional. Semangat untuk meraih prestasi yang lebih baik juga dirasakan anggota tim Voxcom Femme. Berikut testimony Tyasta Pangalila (2016): “Ikut BICF sangat menyenangkan, karena saya dapat melihat banyak choir tidak hanya dari Indonesia saja tapi dari banyak negara lain. Di BICF saya juga bertemu banyak orang-orang hebat yang memang bekerja di bidang musik. Saya bisa banyak belajar dari mereka dan choir-choir bagus yang tampil, sehingga memotivasi saya untuk menjadi lebih baik lagi.”
Silvia Ervina
Gold Winner AYDA 2018-2019
Silvia Ervina sebagai pemenang kategori Desain Interior dan Daniel pemenang kategori Arsitektur dari Universitas Kristen Petra Surabaya pada AYDA ini akan bersaing dengan 14 negara lainnya untuk mendapat gelar Asia Young Designer of the Year dan beasiswa di Harvard University Graduate School of Design (GSD), berupa Summer School Program di Harvard University Graduate School of Design (GSD) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Keberhasilan yang diraih Silvia ini hasil dari kerja kerasnya mengangkat gedung Lawang Sewu di Semarang sebagai karya yang dilombakan di AYDA Award 2018-2019 sekaligus menjadi Tugas Akhir (TA) studinya di School of Design (SoD) UPH. Pemilihan bangunan ini diakui Ervina berangkat dari keinginan dan empatinya agar Gedung ini tidak hanya dianggap sebagai Gedung horor. “Lawang Sewu itu menarik, tapi sayang orang tahunya hanya Gedung horror. Padahal Lawang Sewu merupakan museum kereta api. Dari sini saya ingin membuat karya desain dengan tujuan untuk membuat orang yang datang ke Gedung itu punya pengalaman emosional dengan sejarah dibalik Gedung itu. Terkait dengan era di zaman Belanda lalu jepang,” papar Ervina. Bersamaan dengan kemenangan yang diraih Ervina, Agnes S. Azarja, Dosen Desain Interior UPH yang menjadi dosen pembimbing karya Ervina juga turut menerima penghargaan sebagai Best Lecturer dalam kompetisi ini.
Sri Rembulan (Akuntansi 2017)
Terpilih sebagai CPA Australia Ambassador 2020-2021
Pada bulan Mei 2020, CPA Australia menyelenggarakan pemilihan Duta CPA atau yang dikenal dengan CPA Australia Ambassador periode 2020-2021. Setiap kampus dapat mengirimkan perwakilannya masing-masing, sehingga terkumpullah mahasiswa/i dari 12 universitas terbaik di Indonesia untuk melanjutkan ke proses seleksi oleh pihak CPA Australia. Proses seleksi yang dilakukan pihak CPA Australia berjalan ketat, setiap kandidat memiliki kepribadian maupun rekam jejak yang berkualitas baik. Setelah melalui proses wawancara yang meliputi wawasan kandidat tentang CPA Australia, kemampuan di bidang akuntansi, pengalaman berorganisasi, hingga prestasi yang pernah diraih, akhirnya Sri Rembulan, mahasiswi aktif Program Studi Akuntansi angkatan 2017 yang mewakili Universitas Pelita Harapan berhasil terpilih sebagai CPA Australia Ambassador untuk periode 2020-2021.
Bella Nathania (Accounting 2014), Heidy Natalia Kindy (Accounting 2014), dan Calvina (Accounting 2014)
Juara ke-2 pada Lomba Indonesia Accounting Fair 18 (IAF)
Business School UPH kembali meraih prestasi di ajang nasional melalui tim Akuntasi dalam lomba Indonesia Accounting Fair 18 (IAF) yang diselenggarakan Universitas Indonesia, pada bulan Maret 2017. Prestasi ini menambah sederet prestasi yang diraih pada tahun 2017 ini diantaranya juara juara 1 pada kompetisi The Accounting and Business Competition (D’ABC), dan juara 3 pada kompetisi bidang akuntansi tingkat nasional ‘Atma Jaya Yogyakarta Supreme Accounting Competition (ASAC)’. Satu dari dua tim yang diutus program studi Akuntansi UPH berhasil meraih juara 2 dan membawa pulang piala dan uang sebesar 600 USD. Tim Akuntansi UPH yang berhasil menang terdiri dari Bella Nathania (2014), Heidy Natalia Kindy (2014), dan Calvina (2014). Lomba IAF 18 diikuti 24 tim dari 16 universitas, diantaranya Universitas Airlangga (2 tim), Universitas Widya Mandala, Universitas Surabaya (2 tim), dan Universitas Trisakti School Management (2 tim).
Caroline Team & Novie Anggraini Boenawan Team (Business School 2008)
Juara ke-3 pada Widyatama Debate Competition III
Dua tim debat mahasiswa Fakultas Ekonomi UPH berhasil masuk di urutan ke-3, setelah Binus dan London School, dalam ajang ‘Widyatama Debate Competition III’ di Universitas Widyatama Bandung, pada 22-24 Februari 2010. Tim yang seluruhnya dari angkatan 2008 ini diketuai oleh Caroline dengan anggotanya, Renita Widjaja dan Thea Magdalena, dan Novie Anggraini Boenawan, dengan anggotanya Amanda Setiono dan Candola. Dalam kompetisi ini, mahasiswa dipacu untuk mampu mengemukakan pendapat secara lisan. Dengan bimbingan dari dosen Yohana F. Cahya Palupi, M.Sp., M.Si. dan Feriadi D. Pongtuluran, SE., MM, kedua tim ini berhasil bersaing dengan tim lain yang beberapa di antaranya sudah sering memenangkan lomba debat serupa. Meskipun hanya memeroleh posisi ke-tiga, prestasi itu sudah cukup membanggakan bagi mahasiswa yang baru memersiapkan kompetisi ini pada tujuh hari menjelang hari H karena keterlambatan pemberitahuan. Ini juga prestasi yang membanggakan mengingat rata-rata tim yang bertanding adalah mahasiswa semester 6 dan 7, sementara tim UPH adalah mahasiswa semester 4.
Mahasiswa Desain Interior UPH Raih Gold Winner Asia Young Designer Award 2020
Gold Winner di ajang Asia Young Designer Award (AYDA) 2020
Prestasi membanggakan kembali diraih program studi Desain Interior, School of Design Universitas Pelita Harapan (SoD UPH), atas prestasi Greta Elsa Nurtjahja, mahasiswa Desain Interior 2014, meraih Gold Winner di ajang Asia Young Designer Award (AYDA) 2020, yang diumumkan pada 17 Januari 2020 di hermitage hotel, Jakarta.  Prestasi Gold Winner ini diraih mahasiswa dari prodi Desain Interior UPH dua tahun berturut-turut, 2018/2019 dan 2019/2020. Ini merupakan event ketujuh yang diselenggarakan Nippon Paint Indonesia bekerjasama dengan Kemenristekdikti,  dan tahun ini diikuti 486 karya mahasiswa dari 26 universitas. Pemenang dipilih berdasarkan karya yang sesuai dengan tema yang ditetapkan panitia, yaitu “Forward a Sustainable Future”. Melalui tema ini, panita mengarahkan para peserta untuk memiliki kemampuan dalam menjawab berbagai tantangan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar. Diharapkan para pemenangnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi industri desain arsitektur dan interior di Indonesia.
SELENGKAPNYA >>
Ingvania & Daniel (Architecture 2017)
Juara 1 kompetisi Desain Arsitektur Internasional
Perancangan rumah tinggal berjudul Garden Living Space, karya Ingvania dan Dannel, mahasiswa Arsitektur UPH 2013, terpilih sebagai juara 1 dalam kompetisi Desain Arsitektur Internasional bertema ‘Urban Housing’ yang digelar Himpunan Mahasiswa Arsitektur Universitas Kristen Petra, pada tanggal 1-2 Maret 2017, di Surabaya. Karya tersebut mengusung konsep rumah sebagai taman, dan taman sebagai rumah. Dalam kompetisi ini para peserta diminta untuk mendesain rumah tinggal yang mengakomodasi kekayaan alam dan kebudayaan setempat, serta secara khusus diharapkan mampu memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga penghuni rumah, yang memiliki kebutuhan berbeda-beda. Uniknya perancangan rumah juga diharapkan bersifat inklusif untuk anggota keluarga yang menggunakan kursi roda. Desain rumah juga harus disesuaikan dengan ukuran yang sudah ditentukan dan lokasi tempat tinggal perkotaan dengan penduduk yang cukup padat.
Jullyam and Ario Nugroho Suprapto, Nicosius Geraldi and Steven Wijaya
Lolos seleksi di Asean Skills Competition XII
Langkah awal sudah terlewati oleh tim Teknik Industri UPH, dalam seleksi tingkat daerah Asean Skills Competition XII yang berlangsung tanggal 1-4 Agustus 2017. Tim yang beranggotakan Jullyam dan Ario Nugroho Suprapto meraih juara pertama, sementara tim yang beranggotakan Nicosius Geraldi dan Steven Wijaya meraih juara kedua. Mereka mahasiswa Teknik Industri angkatan 2014 yang saat ini sedang menyelesaikan tugas akhir. Asean Skills Competition merupakan ajang yang diadakan Direktorat Bina Stankomlatker Ditjen Binalattas Kementerian ketenagakerjaan RI. Penyeleksian dilakukan dari tingkat daerah untuk mencari calon terbaik yang akan mewakili provinsi dan dilanjutkan seleksi tingkat nasional. Peserta yang lolos tingkat nasional akan mengikuti training kurang lebih selama 1 tahun dan akan ada seleksi final untuk menentukan peserta yang akan mewakili Indonesia dalam Ajang Asean Skills Competition (ASC) ke XII di Bangkok Thailand 2018. “Di samping keberuntungan, ketelitian merupakan salah satu kunci yang membuat kami menang dalam kompetisi ini. Sistem dari penilaian per-poin, membuat kami memprioritaskan apa yang benar dibandingkan dengan ingin cepat-cepat menyelesaikan saja. Pelan tidak apa-apa yang penting semuanya terpenuhi,” jelas Jullyam. Ia menambahkan bahwa apa yang didapat di kelas kurang lebih sama dengan apa yang mereka hadapi pada saat kompetisi. Hal itu yang membuat mereka sudah terbiasa saat menghadapi soal-soal dalam kompetisi. “Boleh dibilang inilah bentuk keberuntungannya,” tegas Jullyam.
UPH Faculty of Medicine Team
Juara Umum pada Regional Medical Olympiad (RMO) 2017
Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (FK UPH) berhasil mempertahankan posisi juara umum di ajang Regional Medical Olympiad (RMO) 2017 yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, pada tanggal 18-21 Agustus 2017. Kemenangan ini mengulang keberhasilan sebelumnya di ajang RMO 2016. Meskipun boleh dibilang pendatang baru, namun kemampuan tim FK UPH sungguh luar biasa, dengan meraih 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Masing-masing emas untuk bidang Gastroentero-hepatology, Uro-Reproduction, dan Cardio-Respiratory. Sedangkan perak untuk bidang Musculo-Skeletal dan Neuro-Psychiatry. Selanjutnya perunggu untuk bidang Tropical Infection. Dalam kompetisi ini FK UPH mengirimkan 6 tim, masing-masing terdiri dari dua mahasiswa kedokteran, untuk setiap bidang lomba. Bidang Cardiology and Respiratory System, diwakili Nicholas Gabriel H.R (FK 2014) dan Hubert Subekti (FK 2015), Gastroentero-hepatology System, diwakili Gilbert Sterling Oktavius (FK 2014) dan Felicia Imanuella Thorion (FK 2015), Musculoskeletal System, diwakili Kartika Darmaya (FK 2014) dan Vika Damay (FK 2014), Neuropsychiatry System, diwakili Kevin Christian (FK 2014) dan Cynthia Putri (FK 2014), Uro-Reproductive System, diwakili Prio Wibisono (FK 2014) dan Irene (FK 2015), dan bidang Tropical Infection, diwakili Alicya Lesmanadjaja (FK 2014) dan Michael Don (FK 2014). Kompetisi ini diikuti 14 institusi yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah 2 yaitu DKI Jakarta, Tangerang Banten, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Kompetisi ini yang kedua kalinya diadakan, dan setiap tahun tingkat kesulitan materi yang diuji semakin meningkat sesuai perkembangan di bidang ilmu kedokteran. Setelah melalui babak yang cukup ketat, terpilih FK UPH sebagai juara umum diikuti FK UKRIDA di posisi kedua dan FK UI di posisi ketiga.
Grace Feoh, Cindy Lawani, Sherlin Hia, Imas Dwi, Grasiana Su, Febrica Putri (Keperawatan)
Juara di Beberapa Kategori pada National Nursing Festival 2015
Mahasiswa Faculty of Nursing (FON) berhasil memenangkan beberapa kategori dalam National Nursing Festival 2015 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia (UI) pada 20-22 November 2015. Bersaing dengan universitas ternama di Indonesia seperti UI, ITB, UNPAD, UNDIP, UNIBRAW, dsb., UPH menjadi Juara 1 Spelling Bee diraih Grace Feoh, Juara 2 Speech Competition diraih oleh Cindy Lawani, Juara 3 Peotry Competition oleh Sherlin Hia dan Juara 2 Lomba Cepat Tepat diraih Imas Dwi, Grasiana Su dan Febrica Putri. Selain itu, mahasiswa FON, Grace Feoh dan Romayanti Sunurat, juga memenangkan Juara 3 English Debate bertema "Nurses's role in diabetes and diabetic ulcer management" dalam Nursing Scientific Festival 2015 yang diadakan Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang pada 16-18 Oktober 2015. FON UPH juga meraih penghargaan dengan nilai rerata terbesar ke-3 dan lulus 100% Uji Kompetisi Ners Indonesia 2015 oleh Kemenristek Dikti, di mana hanya 3 institusi keperawatan yang lulus 100% dari kurang lebih 409 S-1 Keperawatan di Indonesia.
Hubert Subekti & Irene
Juara Gold Medal di Regional Medical Olympiad
Karakter kreatif dan mandiri ditunjukkan oleh Hubert Subekti dan Irene, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH) angkatan 2015, peraih medali emas cabang Urogenital ajang tahunan Regional Medical Olympiad (RMO) 2018. Namun kreativitas saja tidak cukup. Di FK UPH mahasiswa yang mengikuti kompetisi juga didukung secara akademik oleh dosen pembimbing sekaligus Urologist RS Siloam Karawaci, Dr. dr. Edwin Tobing, Sp.U dan dr. Christiano Tansol, Sp.U. Prestasi di bidang ini bukan yang pertama, karena sebelumnya dua tahun berturut-turut FK UPH selalu menempati juara 1. Selain Hubert dan Irene, FK UPH juga berhasil menggondol empat juara lainnya, yaitu juara 2 dari cabang Kardiorespirasi dan cabang Infeksi Tropis, serta juara 3 dari cabang Neuropsikiatri dan cabang Muskuloskeletal. Hubert dan Irene bercerita tentang perjuangan mereka bersaing dengan para peserta lain. “Walaupun harus bersaing dengan banyak universitas negeri terbaik, kami juga tidak minder dan tetap berjuang sebaik mungkin,” ungkap Irene. Kompetisi RMO ini diadakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) yang diadakan rutin tiap tahun di tiga regional. UPH tergabung dalam regional dua bersama berbagai universitas dari wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, juga Kalimantan Barat. Untuk tahun ini ada total 11 universitas yang ikut, terdiri dari universitas negeri dan swasta.
UPH NLMCC, Dinda Fathira (Hukum 2017)
Juara 3 Kompetisi Peradilan Semu Tindak Pidana Kelautan dan Kehutanan, Piala Konservasi IV
Setelah meraih Juara 3 dalam Kompetisi Piala Fransseda di Universitas Katolik Atma Jaya dengan tema Tindak Pidana Cyber Crime pada tahun 2018 silam, NLMCC (National Law Moot Court Community) UPH kembali mendapat Juara 3 pada Kompetisi Peradilan Semu Tindak Pidana Kelautan dan Kehutanan Piala Konservasi IV yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) tanggal 22-25 Maret 2019. Tidak hanya mendapat Juara 3, NLMCC FH UPH juga meraih penghargaan Panitera Terbaik yang diperankan oleh salah satu anggota delegasi bernama Dinda Fathira angkatan 2017. Perlombaan yang diadakan oleh UNNES ini diadakan setiap 2 (dua) tahun sekali.
Mahasiswa Fakultas Hukum
Juara 3 'Piala Konservasi IV'
Kesadaran masih banyaknya tindak pidana yang terjadi terhadap kelautan dan kehutanan Indonesia menjadi dasar motivasi bagi 18 mahasiswa dari 4 angkatan di Fakultas Hukum (FH) Universitas Pelita Harapan (UPH) mengikuti kompetisi berskala nasional ‘Piala Konservasi IV’, 22-25 Maret 2019 di Universitas Negeri Semarang. Upaya ini membuahkan hasil dan berhasil membawa mereka meraih Juara 3 dari 11 Universitas yang ikut serta. Kompetisi Moot Court Competition ini mengambil topik mengenai Tindak Pidana Kelautan dan Kehutanan. “Terkait pengaturan hukumnya sendiri terkait pencemaran lingkungan di Indonesia, menurut kami masih minim. Terutama pada ruang lingkup tindak pidana karena sebagian besar kasus pencemaran lingkungan di indonesia hanya sampai ruang lingkup perdata saja, yaitu masalah ganti kerugian, sehingga sangat diperlukan pengaturan tambahan yang mengatur mengenai pencemaran limbah tersebut. Ini yang kami sadari dan harapannya keikutsertaan kami dalam kompetisi menjadi salah satu bentuk nyata kepeduliaan kami terhadap kekayaan alam Indonesia,” ungkap Marchell Mico Pakel, FH 2015 sebagai salah satu anggota tim dari FH UPH.
selengkapnya>>
Kristela Margono, Florencia Cindy & Rhency
Juara 3 Kompetisi GoPRO di UAI
Menjadi seorang profesional harus dilatih sejak hari ini. Itulah yang diterapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Pelita Harapan (UPH), Kristela Margono, Florencia Cindy, dan Rhency. Mereka mengambil bagian dalam kompetisi GoPRO - Go PR Professional yang dilakukan di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) pada 3 dan 5 Agustus 2018. Para siswa dari kohort 2016 memenangkan tempat ke-3 dengan mengangkat ide untuk merawat kelangsungan hidup hewan laut, terutama di Ancol. Mengenai alasan mengemukakan ide tentang kelangsungan hidup hewan laut, mereka menganggap hal ini sebagai hal yang penting karena mereka melihat bahwa kebersihan ekosistem laut berkontribusi untuk menciptakan kehidupan laut yang ideal. Selain UPH, peserta dalam kompetisi ini adalah Universitas Padjajaran yang mengirim dua tim, dan keduanya memenangkan tempat pertama dan kedua. Masing-masing mengangkat tema perlindungan Gajah Sumatera dan perlindungan terhadap eksploitasi hewan. Kompetisi ini adalah partisipasi pertama mereka. Kristela mengaku sangat senang dan bangga dengan kemenangan mereka. Program studi juga menghargai kemenangan mereka dengan menambahkan nilai lebih pada kursus Pemasaran Hubungan Masyarakat yang dianggap relevan dengan kompetisi ini. Hal ini juga membuat ketiga siswa antusias untuk mengikuti kompetisi PR lainnya.
Clarita , David Gunarso & Elizabeth Lius
Juara 1 Ethnicity Intolerance Eradication Campaign
Fenomena intolerasi terhadap suku yang sering berkembang dalam dunia sosial media, menjadi pesan utama dalam Campaign Project yang dibawakan oleh ketiga mahasiswa Ilmu Komunikasi – Konsentrasi Public Relations Universitas Pelita Harapan (UPH). Ide ini akhirnya membawa Clarita (2016); David Gunarso (2017); dan Elizabeth Lius (2017) berhasil menjadi juara 1 kategori PRAHASTA (Pertempuran Humas Nusantara) dalam kompetisi Ajisaka 2018 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada 2-3 November 2018. “Konsep kampanye “Indonesia Baik untuk Semua” ini kami mulai dari Instagram, sebagai salah satu media sosial yang diminati. Kami membuat info grafik, fakta, dan pesan visual terkait intoleransi suku melalui Instagram. Kemudian kami berpikir puncak acaranya akan dibuat dalam bentuk kompetisi yang melibatkan mahasiswa sebagai generasi milenial dengan nama ‘Terasi – Tebas Rasa Intoleransi’. Peserta diberi kasus-kasus intoleransi suku dan harus memberi ide penyelesaian masalah dengan gaya milenial. Ini konsep yang kami tulis dalam proposal kami. Dan akhirnya kami bisa jadi juara,” jelas Elizabeth. Dengan konsep kampanye ini, tim UPH berhasil masuk sebagai top 5 dan melakukan presentasi di depan juri yang terdiri dari CEO Media Buffet PR – Bima Marzuki, Dosen Ilmu Komunikasi UGM – I Gusti Ngurah Putra, dan Nufransa Wira Sakti (Kepala Biro Komunikasi Dan Layanan Informasi Di Kementerian Keuangan RI ). Setelah melakukan presentasi di depan para juri, UPH berhasil menjadi juara 1, disusul Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai juara 2, dan Universitas Indonesia sebagai juara 3.
Juan Ferdinand & Firtiza Octalia Eddy
Juara 3 'Baru Gede Award'
Pada tahun 2018, ajang Citra Pariwara berhasil menerima ratusan karya iklan terbaik dari seluruh Indonesia, yang diselenggarakan oleh Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI). Khusus bagi kategori mahasiswa, penghargaan ini disebut ‘Baru Gede’(BG) award, di mana kompetisi ini bertujuan mengukur tingkat kreativitas para mahasiswa. Mahasiswa UPH Ilmu Komunikasi, Juan Ferdinand dan Firtiza Octalia Eddy berhasil membawa piala bronze kategori ‘Baru Gede Award’ di antara 73 entries universitas se-Indonesia. Karya iklan mereka yang berjudul ‘Awas Kena Azab’ berhasil menarik perhatian juri dan dinobatkan sebagai juara ke-3. “To be the finalist is already something for me, but to be the winner is something that I didn’t expect,” tandas Juan. ‘Awas Kena Azab’ merupakan sebuah kampanye iklan dari persoalan banyaknya isu negatif tentang vaksin di Indonesia. Juan menjelaskan, target advertising campign dengan konsep yang diusungnya diperuntukkan bagi kalangan menengah bawah sampai bawah. Menurutnya masih banyak masyarakat yang percaya bahwa vaksin tidak baik bahkan tidak halal, khususnya pada kalangan masyarakat bawah yang sangat suka dengan acara-acara TV sinetron Azab.
Christina Florensya Mandagi
Juara 1 Lomba Vlog HUT Kemlu Ke-73
Melalui vlog berjudul Diplomasi Gaya Kita, Christina Florensya Mandagi berhasil meraih juara 1 mengalahkan vlog-vlog lainnya baik dari unit Kemlu di dalam negeri maupun Perwakilan RI di luar negeri. Pada ajang kompetisi vlog Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam rangka HUT RI yang ke-73 tersebut, isi pesan yang disampaikan melalui vlog Christina adalah bahwa siapa saja bisa berdiplomasi. Mahasiswi tingkat akhir Prodi Hubungan Internasional (HI) UPH angkatan 2015 ini mengaku bahwa ia sendiri belum pernah membuat vlog sebelumnya. Namun berbekal skill dan pengetahuan yang didapat selama kuliah, ia berhasil menyelesaikan vlog ini. Apa yang saya dapat di UPH sangat membantu saya, ujar Christina. Melalui vlog tersebut, ia dan pihak KBRI Sofia (Bulgaria) ingin menyampaikan bahwa diplomasi di luar negeri sebenarnya tidak serumit yang orang pikirkan dan bisa dilakukan lewat berbagai cara sederhana, seperti cultural diplomacy. Lewat vlog ini, orang awam pun jadi bisa tahu tentang diplomasi, karena disajikan secara sederhana, seperti melalui pakaian tradisional seperti batik, mengadakan festival makanan tradisional, juga menghadirkan berbagai tarian dari Indonesia, tambahnya.
Angeline Kartika (Sistem Informasi 2017)
Juara 1 Kompetisi Digital Marketing 2020 di Taiwan
Angeline Kartika, Mahasiswi Sistem Informasi Universitas Pelita Harapan (SI UPH), 2017 berhasil menjadi juara 1 pada kompetisi The 5th Chong Yue Video Competition 2020, di Taiwan. Kompetisi berskala internasional tersebut diadakan oleh TOPCO Scientific Co., LTD., Taiwan, yang prosesnya dilakukan secara online pada Agustus-Desember 2019 dan pengumuman pemenang pada 3 Maret 2020. Partisipan sebanyak 50 kelompok, masing-masing beranggotakan 4 orang yang berasal dari beragam negara. TOPCO Scientific Co., LTD. sendiri merupakan perusahaan di Taiwan yang bergerak di bidang industri high-tech, yang memberikan layanan berupa equipment system integration and maintenance, serta memproduksi beberapa produk seperti material semi-konduktor, perlengkapan dan material opto-electronic, material elektronik, dan lainnya. Melalui kompetisi yang diadakannya, Topco mendorong ide pemanfaatan teknologi digital dalam mempromosikan sebuah brand. Angeline mengakui, selama proses kompetisi dia menghadapi beberapa tantangan dalam bekerja sama dengan tim yang berbeda Negara, mulai dari cara berkomunikasi, budaya, hingga timezone. Namun baginya hal ini menjadi kesempatan untuk belajar agar mampu bekerja secara efisien dan efektif terlepas dari apa pun situasinya. “Dalam lomba ini kami harus menganalisis media sosial untuk promosi dan ada beragam istilah-istilah yang berkaitan dengan promosi berbasis teknologi. Bagi saya ini sudah tidak asing lagi, karena di SI UPH kami sudah belajar pemanfaatan teknologi untuk melakukan bisnis,” kata Angel. Namun Angel mengakui, selain karena bekal pengetahuan yang sudah diberikan di kelas, dukungan dan motivasi dosen juga sangat penting.
Antonius Budianto (Industrial Engineering 2007), Natalia Kristiani (Industrial Engineering 2007), Yuliana (Industrial Engineering 2008), and Yovan Aditya (Industrial Engineering 2008)
Juara pertama Lomba Keilmuan Teknik Industri (LKTI) 2010
Empat mahasiswa jurusan Teknik Industri Universitas Pelita Harapan baru saja meraih juara pertama Lomba Keilmuan Teknik Industri (LKTI) pada 12 Maret 2010. Lomba yang diadakan oleh Universitas Indonesia ini merupakan ajang tahunan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam teori dan praktek bidang Teknik Industri. Tahun 2009 lalu, UPH menempati juara ke-tiga dan tahun 2008 pada juara ke-dua. ”Kami diberikan study case gempa di Selat Sunda yang harus diselesaikan dengan simulasi. Bagaimana risk management dan business continuity plan-nya, yaitu bagaimana penanggulangan bencana tersebut dan berapa lama sebuah perusahaan itu dapat fully recovered,” kata Antonius Budianto, mahasiswa jurusan Teknik Industri UPH angkatan 2007. Rekan satu tim Antonius adalah Natalia Kristiani (TI 2007), Yuliana (TI 2008), dan Yovan Aditya (TI 2008). Mereka berempat berhasil memukau juri pada babak terakhir karena korban yang jatuh pada simulasi tim UPH paling sedikit diantara lima tim lainnya. ”Saat lomba, kami tidak diperkenankan berkonsultasi dengan dosen. Jadi mulai dari paper sampai babak simulasi murni merupakan hasil kerja keras kami,” tambah Natalia. Lomba ini diadakan sejak tanggal 8 Maret 2010 dan diikuti oleh 32 tim dari 20 perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun pemerintah.
Fernando, Wibowo, Gloria, and Petrick
Juara 3 di LKTI 2014
Empat mahasiswa Teknik Industri UPH (Fernando, Wibowo, Gloria, dan Petrick) mendapatkan juara ke-3 di Lomba Keilmuan Teknik Industri yang diadakan oleh Universitas Indonesia dari 9-13 Maret 2014. Sejak tahun 2001, LKTI (Lomba Keilmuan Teknik Industri) terus dilakukan oleh Mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia. LKTI dikenal luas sebagai kompetisi ilmiah di kalangan mahasiswa Insinyur Industri untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah industri. LKTI tidak hanya forum diskusi dan berbagi pengetahuan, tetapi juga tempat untuk menerapkan konsep Teknik Industri di dunia nyata. “Menyambut ASEAN Open Sky 2015: Meningkatkan Daya Saing Bangsa Maskapai Penerbangan melalui Manajemen Layanan” telah dipromosikan sebagai tema LKTI 2014. Tema ini dimotivasi oleh kebijakan ASEAN Open Skies yang akan dilaksanakan pada tahun 2015. Kompetisi ini diikuti oleh 25 tim yang masuk daftar pendek di babak penyisihan di mana mereka harus membuat makalah tentang maskapai penerbangan. Ke-25 tim tersebut berasal dari berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Andalas, Institut Teknologi Bandung, Universitas Bina Nusantara, Universitas Islam Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Sumatera Utara, President University, Universitas Katholik Parahyangan, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Al-Azhar Indonesia, Universitas Kristen Petra, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Surabaya dan Universitas Sebelas Maret.
Isabella Supardi, Sabrina Yoshe, and Valentina Jasmine
Raih Juara II di NFTC 2014
Tim Teknologi Pangan UPH berhasil meraih peringkat ke-2 pada National Food Technology Competition (NFTC). Tim UPH terdiri dari tiga mahasiswa Teknologi Pangan angkatan 2011, yaitu Isabella Supardi, Sabrina Yoshe, dan Valentina Jasmine. Tim ini mengajukan paper berjudul Pemanfaatan Bunga Kamboja Cendana (Plumeria rubra f. lutea) dalam produk ’Teh Herbal’. Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai. NFTC merupakan rangkaian acara seminar dan kompetisi karya ilmiah tingkat nasional yang fokus pada isu-isu pangan di Indonesia. Tema yang diangkat pada NFTC tahun ini adalah “Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Diversifikasi Produk Pangan”. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi pertumbuhan penduduk Indonesia yang tinggi dan apabila tidak diantisipasi dapat mengakibatkan krisis pangan. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan memperkuat ketahanan pangan melalui diversifikasi produk pangan dengan pemanfaatan berbagai jenis bahan pangan. Acara ini berlangsung pada tanggal 10 Mei 2014, Auditorium Benedictus Gedung B Lantai 4 Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). NFTC digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pangan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FTP-UKWMS) sejak tahun 2007 dan diselenggarakan setiap tahun.
Abe Gracia
Juara 1 Bidang Matematika pada ON MIPA PT 2014
Pada tanggal 21-25 Mei 2014 lalu, UPH berkesempatan untuk mengikuti Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tingkat Perguruan Tinggi (ON MIPA PT). Abe Gracia (2011), berhasil meraih Juara 1 Bidang Matematika pada ONMIPA PT 2014. Abe berhasil bersaing dengan peserta lainnya yang notabene merupakan mahasiswa dari universitas-universitas negeri ternama seperti UI, ITB, UGM dan IPB, serta menuntaskan soal-soal yang tingkat kesulitannya lebih tinggi daripada ON MIPA PT ditahun sebelumnya. Menurut Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Illah Sailah, sebagaimana dilansir dalam situs dikti.go.id, peraihan nilai peserta ON MIPA-PT kali ini lebih baik dari tahun lalu. Ia berharap dapat memfasilitasi para pemenang untuk melanjutkan kuliah hingga ke jenjang S2. Diantara keduapuluh lima peserta yang meraih penghargaan bidang Matematika, terpilih tujuh yang dikirim mengikuti International Mathematical Competition XXI yang diselenggarakan pada 28 Juli sampai dengan 5 Agustus 2014 di Blagoevgrad, Bulgaria. Meskipun tahun ini UPH tidak lolos ke tingkat internasional namun semangat untuk meraih yang terbaik sudah dibuktikan lewat peraihan medali emas di tingkat nasional. Prestasi yang diraih Abe ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya tidak hanya dari Jurusan Matematika saja, melainkan seluruh mahasiswa UPH untuk unjuk gigi di kompetisi bergengsi nasional bahkan internasional.
Chiara Wijaya and Veliana Lim
Menerima Bantuan Dana Penelitian Dari PT Indofood
Dua mahasiswa jurusan Food Technologi UPH, Chiara Wijaya (2010) dan Veliana Lim (2010) terpilih sebagai penerima Bantuan Dana Penelitian dari PT Indofood melalui Program Indofood Riset Nugraha (IRN) periode 2014-2015. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood”) mengajak mahasiswa strata 1 di Indonesia untuk memberikan kontribusinya bagi ketahanan pangan dan kecukupan gizi bangsa melalui penelitian yang mengangkat Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Laut dan Darat. Proposal penelitian mahasiswa Foodtech UPH masing-masing berjudul Peningkatan Akseptabilitas Susu Kecipir (Psophocarpus Tetragonolobus (L.) (DC.) dengan Adisi Bahan Penstabil dan Jus Jahe, yang diajukan oleh Chiara dan Studi Karakteristik dan Stabilitas Pengemulsi Bubuk Lendir Okra (Abelmoschus esculentus), oleh Veliana. Keduanya berhasil masuk dalam 52 proposal yang terpilih dari 213 proposal. Program IRN ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai jurusan. Cakupan penelitian meliputi teknologi pangan dan gizi masyarakat, sosial, ekonomi, budaya, budidaya pertanian dan peternakan. Setiap tahun, tema yang dipilih berbeda-beda sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi dalam masyarakat. Beberapa hasil riset diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut, bahkan hasil riset terbaik juga akan diikutsertakan dalam kompetisi pangan internasional.
UPH Travel Industry Management Team
Juara di Beberapa Kategori pada Hospitour 2015
Hospitour merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata UPH. Pada tahun 2015, Hospitour mengangkat tema "Accross: ASEAN Culture and Economy in Tourism Hospitality" yang berlangsung pada tanggal 26-27 Maret 2015. Pada acara Hospitour diselenggarakan berbagai kompetisi seperti kompetisi memasak, making bed, table set up, cooking competition, speech, dan lainnya untuk Manajemen Perhotelan. Untuk jurusan Usaha Perjalanan Wisata diadakan kompetisi memandu. Mahasiswa Usaha Perjalanan Wisata berhasil meraih peringkat 1 & 3 untuk kompetisi memandu.
UPH Travel Industry Management Team
Juara di beberapa kategori pada Hospitour 2017
Hospitour merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata UPH. Pada tahun 2017, Hospitour mengangkat tema "GREAT: Gastronomy's Role in Evolving and Advancing Sustainable Tourism" yang berlangsung selama tiga hari, tanggal 10-12 April. Pada acara Hospitour diselenggarakan berbagai kompetisi seperti kompetisi memasak, making bed, table set up, cooking competition, speech, dan lainnya untuk prodi Manajemen Perhotelan. Untuk prodi Usaha Perjalanan Wisata diadakan kompetisi memandu dan perencanaan paket wisata. Mahasiswa Usaha Perjalanan Wisata berhasil meraih peringkat 1 dan 2 untuk kompetisi memandu, peringkat 1 dan 2 untuk kompetisi perencanaan paket wisata, serta peringkat 3 untuk kompetisi debat.
UPH Travel Industry Management Team
Juara di beberapa kategori pada Kompetisi Pariwisata Indonesia (KPI)
Kompetisi Pariwisata Indonesia (KPI) adalah salah satu event pariwisata nasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh Politeknik Negeri Bandung. Penyelenggara acara ini berasal dari Jurusan Administrasi Niaga, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata. Hingga saat ini, KPI yang berdiri sejak tahun 2009 sudah berjalan selama enam kali. Dalam KPI 7, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata UPH berhasil memenagkan beberapa kategori: - Juara ke 1 lomba tour package dengan anggota mahasiswa: Jacqueline Lawrence, Marshella Budianto, Winnie Andira - Juara ke 3 lomba tour package dengan anggota mahasiswa: Grace, Kalef Agung Yoshua, Novi Permata Sari - Juara ke 2 lomba guiding dengan anggota mahasiswa: Jennifer Clarencia - Juara ke 3 lomba Cerdas Cermat Pariwisata dengan anggota mahasiswa: Connie Lewinia, Jessica Halim, dan Meviniya Stacia.

JURNAL PILIHAN

Juni 2017

Marincan Pardede (Electrical Engineering), "Preferential Triplet Over Signlet Emission of Zn in Laser-induced Plasmas," Japanese Journal of Applied Physics, Vol.56, No.6

Juli-Agustus 2016

Cucunawangsih (Medical), "Distribution of Dengue Virus Serotype in Tangerang, Indonesia," International Journal of Tropical Medicine, Vol.11, Issue 4

Mei 2018

Karel Karsten Himawan (Psychology), "Singleness, Religiosity, and the Implications for Counselors: The Indonesian Case," Europe's Journal of Psychology (EJOP), Vol.14, No.2

2016

Sabrina O. Sihombing (Manajemen), "Instrumental and terminal values of Indonesian micro-finance entrepreneurs: A preliminary report," International Journal of Economic Research, Vol. 13, No. 3

2016

Andree E. Widjaja (Informatics), "Facebook C2C social commerce: A study of online impulse buying," Decision Support Systems, Vol. 83

2017

Endrowednes Kuantama (Electrical Engineering), "PID and Fuzzy-PID control model for quadcopter attitude with disturbance parameter." International Journal of Computers Communications & Control, Vol. 12, No. 4

2016

Eka J. Wahjoepramono (Medical), "The effects of testosterone supplementation on cognitive functioning in older men ," CNS and Neurological Disorders - Drug Targets, Vol. 15, No. 3

TEMUKAN REPOSITOR PENELITIAN KAMI

Disamping kegiatan akademis, UPH juga memberi kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui berbgai kegiatan organisasi di dalam kampus.
Tahun Judul Penelitian Peneliti Skema Fakultas

DISCOVER OUR COMMUNITY SERVICE

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

COMMUNITY SERVICE FOR EDUCATION INSTITUTION.

lorem ipmsu dolor sit met, contuektur adispak idungh lorem ipmsu dolor sit met, contuektur adispak idungh lorem ipmsu dolor sit met, contuektur adispak idungh

COMMUNITY SERVICE FOR EDUCATION INSTITUTION.

lorem ipmsu dolor sit met, contuektur adispak idungh

CONTACT INFO

Location : Building B, 2nd Floor
Phone Number : (021) 546 0901/7 – ext 1586
Email : lppm@uph.edu