Program Studi Diploma Tiga Terapi Okupasi dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar, keterampilan terapeutik, dan kompetensi profesional yang diperlukan untuk membantu individu berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari yang bermakna (meaningful occupations). Program ini berfokus pada pengembangan kemampuan dalam pemeriksaan terapi okupasi, analisis aktivitas dan okupasi, serta intervensi yang berpusat pada okupasi (occupation-centered) dan berbasis bukti (evidence-based).
Melalui perpaduan pembelajaran teoretis, praktik laboratorium, dan pengalaman klinis, mahasiswa dipersiapkan untuk memberikan layanan terapi okupasi prosedural kepada individu, keluarga/kelompok, dan masyarakat pada berbagai tahapan kehidupan dan kondisi kesehatan.
Because meaningful occupation matters. Belajar, bermain, bekerja, merawat diri, menjalankan peran dalam keluarga, berinteraksi dengan orang lain, dan berpartisipasi dalam masyarakat adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Namun, kondisi kesehatan, disabilitas, gangguan perkembangan, cedera, proses penuaan, maupun hambatan lingkungan dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas yang penting dan bermakna baginya.
Terapis okupasional bekerja bersama klien (individu, keluarga/kelompok, dan masyarakat) untuk memampukan berpartisipasi dalam okupasi yang mereka butuhkan, inginkan, atau yang diharapkan, dan bermakna dalam kehidupannya.
Lulusan Diploma Tiga Terapi Okupasi dapat meniti karier di berbagai lingkungan praktik, antara lain: