NEWS & PUBLICATION

Talk Show pro kontra ?Hukuman Mati? di Indonesia

02/02/2009 Uncategorized

Talk Show pro kontra ?Hukuman Mati? di Indonesia

studies

Senat mahasiswa Fakultas Hukum UPH (FH UPH) kemarin, 28 Januari 2009, menggelar talkshow bertema pro dan kotra ?Hukuman Mati?, dengan menghadirkan nara sumber para praktisi dan pakar hukum diantaranya Todung Mulya Lubis, SH, LLM, mewakili Hak Asasi Man

Senat mahasiswa Fakultas Hukum UPH (FH UPH) kemarin, 28 Januari 2009, menggelar talkshow bertema pro dan kotra ?Hukuman Mati?, dengan menghadirkan nara sumber para praktisi dan pakar hukum diantaranya Todung Mulya Lubis, SH, LLM,  mewakili Hak Asasi Manusia, Asep Iwan Iriawan, SH, M.H. mewakili Hukum Konstitusi, dan Dr Rudy Satrio, SH, MH mewakili akademisi. Acara ini di pandu oleh Chantall De La Concheta, presenter RCTI.

Dari tiga nara sumber tersebut dua diantaranya setuju dengan adanya hukum pidana mati. Sebaliknya Todung Mulya Lubis berpendapat hukuman tidak perlu ada, karena tidak menimbulkan efek jera dan tidak sejalan dengan HAM. Menurutnya kepastian hukum memang penting, tetapi perlu ada aspek keadilan.

Sementara di Indonesia aspek keadilan masih belum dilaksanakan secara menyeluruh. Hal ini diungkapkan oleh salah satu peserta yang menanyakan mengenai diskriminasi pelaksanaan pidana mati, dimana ada pidana yang hingga 21 tahun masih belum dieksekusi, sementara ada kasus yang prosesnya berjalan cepat. Menanggapi pertanyaan tersebut, para nara sumber mengakui masih belum sempurnanya pelaksanaan hukum pidana di Indonesia.

Pembahasan pro kontra terhadap hukuman mati di Indonesia, merupakan topic yang penting sekaligus menarik dibahas dari berbagai sudut pandang, sehingga dapat memperluas wawasan para mahasiswa. Selain pendapat para pakar, di acara ini juga ditampilkan rekaman video berupa komentar dari salah satu keluarga terpidana hukuman mati, untuk berbagi rasa dan pengalaman mereka seputar pelaksanaan hukuman mati.

Acara talkshow yang digelar di lapangan basket kampus UPH ini diikuti ratusan mahasiswa FH UPH. Kerja kreatif senat mahasiswa FH UPH ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang masalah-masalah pidana, khususnya masalah hukuman mati di Indonesia serta melatih para mahasiswa berpikir kristis dan berani menyatakan pendapatnya.

 
 
UPH Media Relations