Prodi Desain Interior UPH Buktikan Kualitas Unggul Melalui Kejuaraan Mahasiswa di Youth Interior Design Awards 2022.

Kehadiran industri 5.0 memberikan perubahan yang signifikan bagi perkembangan teknologi digital, gaya hidup, budaya, juga termasuk sektor desain interior. Hal tersebut membuat desainer interior yang mampu menciptakan desain inovatif serta mampu mengakomodasi kebutuhan di era industri 5.0 sangat dibutuhkan. Untuk itu, Program Studi (Prodi) Desain Interior Universitas Pelita Harapan (UPH) berkomitmen untuk mencetak para desainer muda yang berkualitas dan memiliki kecakapan dalam menjawab kebutuhan di era masa kini. Kualitas mahasiswa UPH ini terbukti melalui prestasi yang ditorehkan Angeline Gunawan, mahasiswa Prodi Desain Interior UPH angkatan 2018 yang berhasil meraih Best Presentation Youth Interior Design (Youth ID) Awards pada 24 Juni 2022. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa UPH selalu mendorong mahasiswa untuk dapat mencapai prestasi terbaik mereka.

Youth ID 2022 Awards merupakan kompetisi desain interior yang berfokus pada desain ruang publik yang memiliki kompleksitas tinggi seperti hotel, museum, restoran, retail, kantor, dan sebagainya. Mengangkat tema ‘Desain di Era New Normal’, kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi desainer muda dalam mengekspresikan diri melalui karya-karya yang inovatif.

Terkait prestasinya di Youth ID Awards, Angeline menyatakan bahwa faktor utama kemenangannya terletak pada kemampuan melakukan  presentasi dalam bahasa Inggris. Lebih dari itu, para juri juga mengakui bahwa tema desain new normal yang ditawarkannya unik dan memenuhi indikator penilaian.  

“Saya sangat bangga bisa meraih prestasi ini. Selain kemampuan presentasi saya, saya juga percaya bahwa juri mampu melihat keunikan karya saya. Saya memilih untuk membuat desain area transisi atau disebut Threshold Space, yaitu area untuk orang-orang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Saat presentasi, saya menekankan bahwa area ini seringkali dihiraukan orang, tetapi nyatanya area ini dapat menjadi bagian yang sangat penting dari sebuah bangunan jika didesain dengan baik. Ditambah lagi untuk membuat semakin menonjol, saya juga mengaplikasikan konsep hutan hujan tropis pada rancangan desain saya,” ujar Angeline.

Lebih lanjut, Angeline mengakui bahwa proses belajarnya dan dukungan para dosen di UPH yang mempersiapkan dirinya untuk memiliki kemampuan presentasi yang menarik dan efektif. Bagi Angeline, berpartisipasi dan berprestasi dalam kompetisi ini menjadi sebuah pengalaman berharga dalam hidupnya.

Angeline juga memberikan pesan dan dorongan bagi para mahasiswa lain agar berani mencoba dan kembangkan potensi diri lebih lagi. “Bagaimanapun hasilnya, yang paling penting adalah kita sudah berusaha dan mempersiapkan diri untuk menampilkan yang terbaik. Tidak ada usaha yang sia-sia, setiap momen adalah kesempatan untuk belajar,” pesannya.

Prestasi Angeline menjadi salah satu bukti keunggulan Prodi Desain Interior UPH yang memberikan pendidikan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri. Selain pendidikan akademis, mahasiswa UPH juga diperlengkapi dengan pendidikan karakter agar siap menjadi profesional unggul di tengah masyarakat. UPH selalu berkomitmen mendukung para mahasiswa untuk mengembangkan potensi baik di dalam kelas maupun di luar kelas, sehingga mampu mencapai prestasi terbaik setiap mahasiswa.

 

Desain Interior UPH

Program Desain Interior UPH membekali mahasiswa untuk dapat merancang ruang-ruang interior yang harmonis dan mendukung interaksi, emosi, serta kebutuhan manusia. Mahasiswa Desain Interior UPH akan mendapatkan keterampilan praktis dalam teknologi digital, manajemen proyek, presentasi, dan manajemen konstruksi. Selain itu, mahasiswa juga dipersiapkan untuk menghadirkan solusi dan berdampak positif melalui karya-karya mereka. Mari bergabung bersama UPH dan daftar di sini. Informasi lebih lanjut hubungi Student Consultants di 0811-1709-901.