NEWS & PUBLICATION

Desain Interior: Panduan Lengkap Jurusan & Keunggulan Desain Interior UPH

24/02/2026 Article, Seni, Budaya, Musik & Desain

Desain Interior: Panduan Lengkap Jurusan & Keunggulan Desain Interior UPH

Apa Itu Desain Interior?

Jurusan desain interior adalah bidang studi yang mempelajari cara merancang ruang dalam (interior) agar berfungsi optimal, nyaman digunakan, dan memiliki kualitas estetika yang kuat. Mahasiswa tidak hanya belajar “mempercantik ruangan”, tetapi juga memahami bagaimana tata ruang memengaruhi aktivitas, perilaku, emosi, dan pengalaman pengguna—mulai dari rumah, kantor, ritel, hospitality, hingga ruang publik.

Secara umum, jurusan desain interior (DI) menggabungkan kreativitas, pemahaman manusia (human-centered), dan pengetahuan teknis. Kamu akan berlatih menyusun konsep, membuat perencanaan ruang, memilih material, mengatur pencahayaan, mempertimbangkan ergonomi, hingga mengembangkan solusi yang relevan secara budaya dan sosial. Karena itu, desain interior juga erat dengan problem solving: bagaimana sebuah ruang bisa “bekerja” lebih baik untuk tujuan tertentu.

Apa yang Dipelajari di Jurusan DI?

Kurikulum DI umumnya membangun fondasi desain sekaligus kemampuan eksekusi yang dibutuhkan di studio dan industri. Area yang biasanya dipelajari meliputi:

  • Perencanaan ruang & tata letak (space planning)
  • Prinsip desain: komposisi, proporsi, skala, ritme, keseimbangan
  • Elemen desain: garis, bentuk, tekstur, pola, warna
  • Material & finishing (pemilihan, karakter, aplikasi)
  • Pencahayaan (fungsi, suasana, dan kebutuhan aktivitas)
  • Ergonomi & antropometri (kenyamanan dan ukuran manusia)
  • Teknologi bangunan dasar (struktur, utilitas, dan batasan teknis)
  • Visualisasi & presentasi desain (gambar, model, dan komunikasi ide)
  • Digital tools untuk perancangan dan visualisasi

Skill yang akan Kamu Dapatkan dari Jurusan DI

Agar siap bersaing, mahasiswa DI biasanya mengembangkan kombinasi skill kreatif dan profesional seperti:

  • Design thinking & problem solving
  • Riset pengguna dan kemampuan menerjemahkan kebutuhan menjadi solusi ruang
  • Kemampuan visual: sketsa, gambar kerja, dan komunikasi desain
  • Sense estetika (warna, material, pencahayaan, detail)
  • Ketelitian dan manajemen detail proyek
  • Komunikasi & presentasi (menjelaskan konsep dan justifikasi desain)
  • Kolaborasi lintas disiplin (arsitek, kontraktor, vendor, klien)

Prospek Kerja Lulusan Jurusan DI

Prospek kerja lulusan jurusan desain interior luas karena kebutuhan ruang yang fungsional dan menarik selalu ada. Jalur karier yang umum antara lain:

  • Interior Designer profesional (residential, commercial, hospitality, retail)
  • Furniture & product designer
  • Exhibition & event designer
  • Lighting / acoustic consultant
  • Wirausaha desain (studio sendiri atau creative business)
  • Akademisi / peneliti desain

Siapa yang Cocok Masuk Jurusan DI?

Kamu cenderung cocok memilih jurusan DI jika:

  • Suka mengamati ruang, detail, dan estetika
  • Senang menggambar/visualisasi dan ingin mengasahnya lebih serius
  • Tertarik memecahkan masalah secara kreatif (bukan sekadar “dekorasi”)
  • Teliti, sabar, dan nyaman bekerja dengan revisi
  • Suka kolaborasi dan komunikasi dengan banyak pihak

Jurusan Desain Interior UPH: belajar desain yang human-centered

Jika kamu mencari jurusan desain interior yang menekankan kualitas akademik sekaligus relevansi praktik, Program Studi Desain Interior UPH mempersiapkan mahasiswa untuk menerapkan pendekatan Design Thinking dalam proses perancangan. Metode pemecahan masalah kreatif ini meliputi proses menghasilkan ide, menyusun rencana, merancang, dan membuat desain.

Di UPH, desain yang dihasilkan diarahkan agar tidak hanya praktis dan menarik secara visual, tetapi juga mudah digunakan, ramah lingkungan, serta relevan secara kultural dan sosial.

Keunggulan belajar DI di UPH

Beberapa nilai tambah yang menjadi penekanan di Desain Interior UPH:

  • Pendekatan Design Thinking untuk membangun proses desain yang terstruktur
  • Desain yang menyeimbangkan fungsi, estetika, dan usability
  • Orientasi pada desain yang ramah lingkungan serta peka konteks sosial-budaya
  • Studio yang mendorong cara berpikir interdisipliner dan integratif

Kurikulum DI UPH (gambaran singkat)

Kurikulum DI UPH dibangun bertahap—dari fondasi studio dan visual, penguatan kompetensi digital-teknis, hingga kesiapan profesional dan portofolio.

  • Tahun pertama: Studio Desain 1–2, Sejarah dan Kritik Desain 1–2, Interior Visual 1–2, serta penguatan dasar.
  • Tahun kedua: Studio Desain Interior 1–2, Interior Digital 1 & Digital Interior 2, Teknologi Bangunan Dasar, Ergonomi dan Antropometri, Eksplorasi Material Dasar, Desain Pencahayaan.
  • Tahun ketiga: Studio Desain Interior 3–4, Desain, Masyarakat & Lingkungan, Teknologi Bangunan Lanjut, Riset Desain (proyek/magang/kolaboratif/skripsi), Eksplorasi Material Lanjut, serta mata kuliah pilihan.
  • Tahun keempat: Tugas Akhir: Penelitian dalam Konteks, Portofolio, dan Tugas Akhir.

FAQ seputar jurusan Desain Interior

1) Apakah jurusan desain interior harus bisa menggambar?

Tidak harus “jago” dari awal, tetapi kemampuan menggambar/visualisasi akan sangat membantu. Yang paling penting adalah kemauan belajar dan konsistensi latihan.

2) Apa bedanya desain interior dengan arsitektur?

Arsitektur lebih banyak membahas perancangan bangunan (struktur, bentuk massa, dan sistem bangunan), sedangkan desain interior berfokus pada perancangan ruang dalam: tata letak, pengalaman pengguna, material-finishing, pencahayaan, furnitur, dan detail interior.

3) Apakah desain interior hanya soal dekorasi?

Tidak. Desain interior juga mencakup perencanaan ruang dan pemecahan masalah: bagaimana ruang mendukung aktivitas, nyaman, aman, efisien, dan sesuai kebutuhan pengguna.

Kesimpulan

Jurusan desain interior adalah pilihan tepat untuk kamu yang ingin menggabungkan kreativitas, problem solving, dan pemahaman manusia dalam merancang ruang yang fungsional sekaligus estetis. Jika kamu ingin belajar dengan pendekatan Design Thinking dan fokus human-centered, Desain Interior UPH bisa menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.

Prodi DI UPH telah melahirkan lulusan-lulusan berprestasi dan berkontribusi secara nyata, baik melalui perusahaan yang dipimpin maupun melalui kreatifitas ide-ide desain yang brilliant. Beberapa alumni Prodi DI UPH antara lain Greta Elsa (pemenang “Asia Young Designer of The Year” Award), Galih Sakti Wismoyo (founder Kelas Gambar), Levina Putri Limanjaya (principal interior designer Studio Talk), Michael Handojo (partner Fuze Collective), Abraham Halim (corporate township head PT. Lippo Karawaci Tbk), dan Keneth Sandy (CEO & founder KenethSandy Studio).

YUK, DAFTAR JADI MAHASISWA PROGRAM STUDI DESAIN INTERIOR UPH!

Fakultas Desain UPH berkomitmen untuk menghasilkan lulusan Jurusan DI yang kompeten, unggul, dan mampu berkontribusi secara nyata di lingkungan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. Bersama UPH, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pemimpin hebat di masa depan.

Yuk bergabung dengan UPH! Ada banyak potongan harga yang tersedia khusus untuk pendaftaran kuliah juga yang bisa kamu manfaatkan. Menarik, kan? Daftarkan dirimu segera (klik di sini).

Hubungi Student Consultant di nomor 0811-1057-7765 untuk informasi selengkapnya!


baca juga:

Desain Komunikasi Visual: Keunggulan Jurusan & Prospek Karier

Desain Produk: Keunggulan Jurusan & Prospek Karier

Arsitektur: Keunggulan Jurusan dan Prospek Karier